Berita

Serah terima SK penetapan kepengurusan dan penandatanganan komitmen kinerja DPC PKB se-Sumsel/Ist

Politik

Tak Cuma Ingin Salip Golkar dan Gerindra, PKB juga Bertekad Kalahkan PDIP di Pileg 2024

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 09:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tekad Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah bulat. Mereka akan berusaha mengalahkan 3 partai politik besar pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Tiga partai besar itu tak lain adalah PDI Perjuangan, Golkar, dan Gerindra.

Menurut Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazuli Qoiad, tekad mengalahkan 3 partai besar itu pada 2024 mendatang sudah digaungkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, dalam kongres PKB beberapa waktu lalu.

"Kalau ketua umum targetnya pada kongres dulu mengalahkan Golkar dan Gerindra, kalau saya mengartikannya kita mengalahkan PDIP," ucap Jazuli Qoiad dalam acara serah terima SK penetapan kepengurusan dan penandatanganan komitmen kinerja DPC PKB sekaligus coaching clinic dan launching pencalegan dini PKB Se-Sumsel di Hotel Aston Palembang, Senin (27/9).


Jazuli menambahkan, pada Pileg nanti pihaknya diharapkan mampu meraih 15 persen kemenangan dengan jumlah 100 kursi DPR RI.

"Pada Pileg lalu kita mampu sekitar 9,8 persen," terangnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Lebih lanjut Jazuli mengatakan, PKB dulu partai besar. Karena tokoh PKB Gusdur pernah menjabat presiden meski sebentar. Oleh karena itu, hal ini harus menjadi momentum bagi PKB untuk merebut kemenangan pada Pileg dan Pilpres 2024.

"Dua agenda yaitu Pileg dan Pilpres kita harus menang. Jika kita menang maka ini akan menjadi kemenangan sempurna, termasuk gubernurnya juga dari PKB," serunya.

Untuk merebut kemenangan tersebut, persiapan terus dilakukan oleh PKB. Mulai dari perkuatan struktur kepengurusan hingga tingkat bawah, kemudian menyiapkan caleg-caleg berkualitas yang akan dimajukan pada pileg nanti.

"Baik itu caleg DPR RI maupun provinsi, targetnya menambah kursi DPR RI maupun 12 kursi DPRD Sumsel," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya