Berita

Aksi protes warga Tunisia terhadap langkah Presiden Kais Saied yang merebut kekuasaan pemerintah/Net

Dunia

Tolak Perampasan Kekuasaan, Warga Tunisia Tuntut Pengunduran Diri Presiden Kais Saied

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 11:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ibukota Tunisia, Tunis diwarnai dengan aksi unjuk rasa untuk menuntut pengunduran diri Presiden Kais Saied, yang baru-baru ini telah merebut kekuasaan pemerintahan.

"Rakyat menginginkan kudeta!" begitu seruan dari demonstran yang berkumpul di pusat kota Tunis di sepanjang Habib Bourguiba Avenue pada Minggu (26/9).

Dari laporan Al Jazeera, sekitar 2.000 orang juga mengikuti aksi protes di depan Teater Nasional yang kerap menjadi wadah demonstrasi besar di Tunis.


"Saya benar-benar marah. Kami berdemonstrasi untuk mengecam keputusan presiden yang menghentikan konstitusi dan kudetanya terhadap lembaga negara," ujar seorang mahasiswa, Soumaya Werhani.

Dua bulan lalu, Saied memecat perdana menteri, menangguhkan parlemen, dan mengambil alih otoritas eksekutif. Kemudian pada 22 September lalu, ia mengeluarken dekrit yang memberinya kekuatan memerintah, mengesampingkan konstitusi 2014.

Pada Sabtu (25/9), sekitar 20 kelompok HAM mengeluarkan pernyataan untuk mengutuk dekrit tersebut, menyebutnya sebagai "perampasan kekuasaan".

“Saied ingin menyingkirkan konstitusi dan demokrasi kita. Dia membawa kita kembali ke kediktatoran," kata seorang penjual komputer yang ikut dalam protes, Belgassen Bounara.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya