Berita

Tentara Kosovo berjara di perbatasan/Net

Dunia

Seminggu Protes Pelat Mobil, Serbia Tuntut Kosovo Tarik Pasukan Militer di Perbatasan

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 10:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Protes warga Serbia di Kosovo atas pengerahan pasukan polisi khusus di perlintasan administratif Jarinje dan Brnjak telah memasuki hari ketujuh.

Kericuhan di perbatasan Kosovo itu dimulai ketika ratusan etnis Serbia melakukan aksi protes selama berhari-hari karena tidak puas dengan keputusan pemerintag Kosovo untuk mengganti pelat nomor sementara ketika memasuki wilayah Kosovo.

Pada Minggu (26/9) beberapa pesawat elang Angkatan Darat Serbia terbang di atas Jarinje dan Brnjak beberapa kali, serta sebuah helikopter KFOR.



Selama seminggu, etnis Serbia telah memblokir perbatasan Kosovo-Serbia dengan truk. Mereka marah karena Kosovo mengirim polisi khusus ke perbatasan untuk menghalau mereka, seperti dilaporkan Aljazeera.
Semua mobil Serbia yang memasuki kawasan Kosovo wajib mengganti pelat nomor sementara mereka berada di wilayah itu. Aparat memaksa pengemudi membeli pelat sementara.

Pada Sabtu (25/9) Kantor pendaftaran mobil di kota Zubin Potok dibakar dan dua granat tangan dilemparkan ke kantor catatan sipil di kota Zvecan, meskipun gagal meledak, kata polisi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi Kosovo telah mengerahkan pasukan militernya.

Ketegangan antara kedua negara yang berlangsung selama bertahun-tahun kembali berkobar.

Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti mengecam pengerahan militer Serbia di perbatasa. Pada konferensi pers Minggu (26/9) ia mengatakan Serbia memprovokasi konflik internasional yang serius.

"Serbia jelas ingin melakukan militerisasi dan meningkatkan situasi. Mereka memprovokasi konflik internasional yang serius," kata Kurti, seprti dikutip dari Aljazeera.

Gesekan panas itu juga di bawa ke forum PBB. Perdana Menteri Ana Brnabic menangkis komentar Kurti. Ia mengatakan di New York di mana dia berpidato di sesi Majelis Umum PBB bahwa Beograd siap untuk berdialog tetapi Pristina jelas tidak.

Menteri Pertahanan Serbia Nebojsa Stefanovic dan Kepala Staf Gabungan Angkatan Darat Serbia Milan Mojsilovic telah mengunjungi posisi pasukan yang berada dalam kondisi peningkatan kesiapan tempur karena perkembangan terakhir di Jarinje, kata Kementerian Pertahanan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya