Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Net

Politik

Jika Ingin Gerindra Berjaya, Prabowo Harus Usung Sandiaga Uno yang Lebih Bisa Diterima Masyarakat

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 12:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Gerindra disarankan untuk mengusung Sandiaga Salahuddin Uno dibanding Prabowo Subianto di Pilpres 2024 karena lebih diterima oleh masyarakat.

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam menilai, Prabowo harus mencari alternatif calon lain yang lebih menonjol. Sementara nama yang menonjol di Gerindra saat ini adalah Sandiaga Uno.

"Saya melihat Sandiaga Uno lebih dapat dan mampu diterima masyarakat. Ia lebih supel, meskipun belum mengalahkan calon lainnya dalam hal ini Anies, Ganjar maupun Ridwan Kamil," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/9).


Saiful menyarankan agar Prabowo harus menjadi busur panah dan jangan menjadi anak panah jika ingin Gerindra memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

"Misalnya dengan memajukan Sandiaga Uno, meskipun masih harus lebih ekstra kerja keras lagi, mengingat Sandiaga masih berat dari sisi elektabilitas dan kapabilitas," kata Saiful.

Lain hal kata Saiful, apabila Sandiaga di posisi cawapres yang justru akan menjadi rebutan para capres.

"Karena dari segi apapun Sandiaga Uno sangat layak untuk posisi tersebut, apalagi misalnya dipasangkan dengan Anies atau Ganjar sebagai capres," pungkas Saiful.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya