Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bom Mengguncang Jalalabad Saat Taliban Lewat, Satu Tewas dan Tujuh Luka-luka

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 15:55 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Ledakan mengguncang kota Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar timur, pada Sabtu pagi (25/9).

Laporan media lokal menyebutkan, ledakan berasal dari sebuah pot bunga di trotoar jalan di daerah Siraj al-Amrat di distrik pertama Jalalabad.
Bom meledak pada saat konvoi Taliban lewat. Beberapa sumber di Rumah Sakit Distrik Jalalabad mengatakan bahwa sementara ini ada delapan orang yang menjadi korban, dengan satu tewas dan tujuh luka-luka, termasuk anggota Taliban.

Belum ada konfirmasi lanjutan dari jumlah korban yang sebenarnya.

Belum ada konfirmasi lanjutan dari jumlah korban yang sebenarnya.

Pejabat lokal di provinsi Nangarhar, Afghanistan timur, membenarkan terjadinya insiden itu, tetapi tidak memerinci jumlah korban.

Ini adalah ledakan kedua yang menargetkan Taliban di provinsi timur Nangarhar sejak Taliban menginvasi Afghanistan, seperti dilaporkan DW.

Sebelumnya, ledakan juga terjadi dan melukai tujuh orang, termasuk tiga warga sipil.

Sejauh ini, tidak ada individu atau kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sejak Sabtu pekan lalu, serangkaian ledakan bom mengguncang kota Jalalabad dan kelompok garis keras Negara Islam dilaporkan mengaku bertanggung jawab.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya