Berita

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik/Repro

Politik

Ketua Komnas HAM Minta Langkah Konkret Aparat Hukum Lindungi Nakes Papua

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 11:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komnas HAM RI meminta aparat keamanan memberikan jaminan perlindungan terhadap tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di daerah konflik seperti di Papua.

Hal itu menyusul serangan yang menimpa nakes oleh kelompok teroris Papua di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin lalu (13/9).

"Kami sampaikan juga ke Pak Kapolda (Papua), Pak Kapolda berjanji akan memberikan perlindungan," kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik dalam diskusi Polemik bertajuk 'Peduli Lindungi Nakes di Daerah Konflik', Sabtu siang (25/9).


Tak cukup sampai di situ, Taufan juga berharap besar agar aparat kemanan di Papua menunjukkan langkah konkret dalam rangka meningkatkan perlindungan untuk para Nakes di daerah konflik seperti Papua.

"Tetapi tentu saja, selain menghargai komitmen Pak Kapolda, juga menginginkan ada langkah-langkah yang konkret terhadap perlindungan nakes itu," harapnya.

Lebih lanjut, Taufan sangat menyesalkan insiden kekerasan justru menimpa nakes yang notabene adalah pejuang kemanusiaan. Menurutnya, tidak boleh lagi ada peristiwa serupa terjadi lagi, dan oleh karena itu peningkatan perlindungan terhadap nakes harus diprioritaskan.  

"Kami Komnas HAM sangat kecewa kenapa ada peristiwa seperti itu. Ini kan orang-orang yang bekerja untuk kemanusiaan kita," pungkasnya.

Selain Taufan, turut hadir sejumlah narasumber dalam diskusi daring tersebut, yakni anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher; anggota Kompolnas RI, Yusuf Warsyim; Ketua Umum PPNI, Harif Fadilah; dan Ketua Umum DPP PATELKI.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya