Berita

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Achmad Hafizs Tohir alam sosialisasi Optimalisasi Tugas dan Fungsi DPR di Tengah Pandemi di Bandung, Jawa Barat/RMOL

Politik

BKSAP Klaim Fungsi Diplomasi Parlemen Lebih Efektif dibanding Pemerintah

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 10:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Selain memegang fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) juga memiliki fungsi menjalankan diplomasi dengan negara sahabat Indonesia.

Bahkan, dikatakan Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Achmad Hafizs Tohir, fungsi diplomasi DPR RI lebih efektif dari pemerintah.

"Fungsi diplomasi DPR itu akan lebih efektif daripada fungsi diplomasi pemerintah," kata Hafizs Tohir dalam sosialisasi Optimalisasi Tugas dan Fungsi DPR di Tengah Pandemi di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/9).

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyampaikan penilaian tersebut berdasarkan banyak pertimbangan. Di antaranya mayoritas sistem pemerintahan negara menerapkan sistem parlementer.

Kata dia, jumlah pemerintahan di dunia yang menerapkan sistem parlementer dua per tiga dari jumlah negara yang eksis. Sedangkan, negara dengan sistem presidensial hanya satu per tiga, salah satunya Indonesia.

Selain itu, perundingan yang dilakukan parlemen lebih cair. Hal ini berbeda jika dibandingkan perundingan yang dilakukan pemerintah.

Biasanya, perundingan yang dilakukan pemerintah terikat dengan protokoler. Bahkan membutuhkan pertimbangan dari parlemen meski sudah mencapai kata sepakat.

"Sehingga kadang-kadang lobi politik yang dilakukan antar parlemen lebih cepat daripada G to G (government to government)," tutupnya.

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Angkat Bicara Soal Kasus Brigjen Junior, Ketum PPAD: Pimpinan TNI Perlu Kearifan Tinggi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:18

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

Kabar Beredar, Jokowi Ingin Hadi Tjahjanto Geser Mahfud MD Jadi Menko Polhukam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:57

UPDATE

Lagi, Dukungan Datang dari BEM PTMI untuk M Huda Prayoga Jadi Ketum DPP IMM

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:12

Grebek Ponpes Jadi Cara Sahabat Ganjar Peringati Hari Santri Nasional

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:11

Covid-19 Masih Menginfeksi 760 Orang, di Jawa Barat Paling Banyak

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:06

Banyak Rakyat Miskin karena Tingginya Korupsi, KPK Gencarkan Kampanye Antikorupsi

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:58

Tidak Hadiri Munas Ulama, Tanda Ganjar Pranowo Tidak Masuk Tokoh Berkarakter PPP

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:53

Pejuang Rakyat Sejak Muda, Rizal Ramli Pantas Diperhitungkan Jadi Capres 2024

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:37

KPK Terus Telusuri Penerimaan Uang Suap oleh Bupati Puput Tantriana Sari dan Suaminya

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:29

Komandan Kelompok Jihad Jamaat Nasr Al-Islam Wal Muslimin Tewas di Tangan Pasukan Prancis

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:23

Sosok Santri dan Perang Badar Melawan Korupsi di Bumi Pertiwi

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:06

Tasmania Siap Buka Kembali Perbatasan untuk Pengunjung Lokal dan Internasional Mulai Pertengahan Desember

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:04

Selengkapnya