Berita

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun/Repro

Politik

Rico Marbun: Masyarakat Bertanya-tanya, Pemilu 2024 Jadi Nggak Sih?

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2021 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak salah jika masyarakat khawatir atau bahkan curiga ada kemungkinan Pemilu Serentak 2024 akan dibatalkan. Hal ini mengingat penyelenggara Pemilu belum menentukan tanggal penyelenggaraan pencoblosan.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Median Rico Marbun dalam serial diskusi Tanya Jawab Cak Ulung bertema 'Tarik Ulur Pemilu 2024' yang digelar Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/9).

"Jadi sebenarnya masyarakat sekarang agak grogi, kita bertanya-tanya ini pemilunya jadi nggak sih," ujar Rico Marbun.


Dikatakan Rico Marbun, kondisi pandemi dan berkurangnya penghormatan pada demokrasi adalah persoalan tersendiri yang sedang terjadi saat ini. Utamanya, bagi Indonesia, di mana demokrasi salah satu tolak ukurnya adalah keberhasilan gelaran Pemilu.

Lanjutnya, sebetulnya juga sudah ada pernyataan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bahwa tidak boleh ada penundaan atau perpanjangan masa jabatan pemerintah satu negara.

"PBB sudah mengingatkan, pandemi tidak boleh menjadi alasan bagi negara manapun untuk menunda Pemilu atau memperpanjang masa jabatan tanpa legal concern dari rakyatnya," jelasnya.

Sementara di Indonesia, masih kata Rico, keraguan pada terlaksananya Pemilu Serentak 2024 seiring munculnya isu perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

"Nah ini ketemu dengan yang heboh sekarang, yang mendorong tiga periode dan yang masuk juga perpanjangan masa jabatan," pungkasnya.

Hadir pembicara lain dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim dan anggota KPU RI, Hasyim Asyari.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya