Berita

Joe Biden dan Emmanuel Macron berfoto pada KTT G7 di Carbis Bay, Inggris, Juni 2021/Net

Dunia

Soal AUKUS Joe Biden Akui Seharusnya Washington Berkonsultasi Lebih Dulu dengan Paris

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2021 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika serikat dan Prancis duduk bersama dalam panggilan telepon pada Rabu (22/9). Kedua pemimpin negara membahas sejumlah topik yang pembukaannya diawali dengan masalah mengenai AUKUS.

Presiden Joe Biden akhirnya mengakui, seharusnya Washington berkonsultasi lebih dulu dengan Paris mengenai pakta keamanan Indo-Pasifik yang membuat marah Prancis.

Dalam panggilan telepon itu, Biden nampak berupaya menenangkan hati Presiden Emmanuel Macron dan Prancis, dengan mengiming-imingi akan mendukung keterlibatan Prancis dan Eropa di Indo-Pasifik dan mendukung kemampuan pertahanan Eropa yang lebih besar


Joe Biden berencana akan melakukan pertemuan berikutnya dengan Macron pada bulan depan terkait dukungan tersebut.

Menanggapi upaya Biden yang menenangkan hatinya, Macron pun setuju duta besar Prancis untuk AS kembali ke Washington minggu depan setelah sempat ditarik pulang.

Prancis nampak sedikit bernapas lega, percakapan dengan pemimpin AS itu jelas menandakan bahwa AS telah mengakui kesalahannya, dan seharusnya tidak 'meninggalkan' Prancis.

Seperti dilaporkan AFP, percakapan antara kedua presiden terjadi seminggu setelah Australia mengumumkan menarik diri dari kesepakatan pasokan kapal selam multi-miliar dolar dengan Prancis karena telah membentuk pakta keamanan dan berbagi teknologi baru dengan Amerika Serikat dan Inggris, hal yang kemudian membuat Prancis berang karena merasa dirugikan.

Dengan percakapan kedua pemimpin itu, Prancis pun menyambut niat baik AS. Namun tidak ada perincian lebih lanjut apakah niat baik itu benar-benar diperlihatkan lewat tindakan seperti program dan kesepakatan baru atau kompensasi keuangan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya