Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Giring Fitnah Anies Lakukan Pembohongan, Ketua PKS: Siapa Menabur Dia Menuai!

SELASA, 21 SEPTEMBER 2021 | 14:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan kontroversial Politikus PSI, Giring Ganesha, menihilkan potensi Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan, maju ke panggung Pilpres tahun 2024 pada akhirnya bukan hanya dikritik netizen, tapi juga kalangan politisi lainnya.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menjadi salah seorang yang menanggapi pernyataan Giring. Menurutnya tidak tepat jika Giring menjadikan penilaian pribadinya sebagai kampanye menghapus pamor Anies di mata masyarakat.

Karena, dia menganggap Giring hanya sedang mencari popularitas dengan menyebut Anies telah melakukan pembohongan publik. Sehingga, Mardani menyinggung Giring dengan sebuah pepatah lama.


"Siapa menabur dia akan menuai," kata Mardani Ali Sera kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa siang (21/9).

Giring yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSI sudah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden 2024.

Akan tetapi, Mardani mengaku tidak melihat Giring sebagai satu ancaman bagi Anies, meskipun melakukan cara-cara fitnah. Justru, dia melihat satu kelebihan Anies yang bisa menjawab serangan-serangan yang ada. Yaitu, sikapnya yang masih biasa saja ketika mendapat pujian atau cacian.

"Tak tumbang karena di caci dan tak terbang karena dipuji. Semua bebas berpendapat. Dan tugas Mas Anies fokus bekerja melayani warga Jakarta. Biar warga saja yang menilai," tandas Mardani.

Dalam keterangan tertulisnya, Giring mengaku tidak rela jika Anies Baswedan menjadi presiden di 2024. Bahkan Giring menyebut sang gubernur sebagai pembohong.

"Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan," kata Giring dalam keterangan resminya, Senin kemarin (20/9).

Alih-alih mendapat banyak dukungan, pernyataan tersebut kini malah menjadi viral di media sosial. Giring yang kini menjadi Plt Ketum PSI menggantikan Grace Natalie yang sedang studi di luar negeri itu malah banjir hujatan dari warganet.

"Apalagi rakyat Indonesia amit-amit sampai memilih kamu Giring, hancur NKRI?" kata akun Twitter @IanMarwan1 dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/9).

Tak sedikit pula warganet yang kembali mengungkit syahwat politik Giring yang ingin maju menjadi presiden 2024 mendatang. Alih-alih mendukung, warganet balik bertanya tentang prestasi yang telah diraih Giring di kancah perpolitikan Tanah Air.

"Anda siapa woy Giring Ganesha? Kagak ada prestasi... Mau jadi presiden...," kata akun @Arfatgl29.

"Giring belum jadi presiden udah nuduh sembarangan apa lagi pas jadi presiden," cuit @MrYudha_.

"Amit-amit dah, jangan sampai Giring jadi presiden, band-nya aja ditinggalin demi kepentingan pribadi. Ntar jadi presiden NKRI, untuk kepentingan pribadi, kepentingan negara dan rakyat diabaikan lagi," ujar @syahrulsyah88.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya