Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Sekjen PBB: Kita Harus Menghindari Perang Dingin Baru yang Mungkin Lebih Berbahaya dari Sebelumnya

SELASA, 21 SEPTEMBER 2021 | 11:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rivalitas antara Amerika Serikat (AS) dan China menjadi fokus yang disoroti oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam KTT PBB pada pekan ini.

Menjelang pertemuan para pemimpin dunia, Guterres menekankan pentingnya bagi AS dan China untuk memperbaiki hubungan yang sudah benar-benar rusak, sebelum memicu potensi Perang Dingin baru.

Dalam wawancaranya dengan Associated Press pada Senin (20/9), Guterres mengatakan AS dan China harus bekerja sama dalam berbagai hal, termasuk iklim, teknologi, hak asasi manusia, hingga kedaulatan di Laut China Selatan.


"Sayangnya, hari ini kita hanya memilliki konfrontrasi. Kita perlu membangun kembali hubungan fungsional antara kedua kekuatan," ujarnya.

Menurut Guterres, persaingan strategi geopolitik dan militer antara AS dan China akan membawa bahaya dan membagi dunia. Bahkan situasi Perang Dingin baru yang bisa diciptakan China dan AS mungkin bisa lebih berbahaya daripada antara AS dan Uni Soviet di masa lalu.

Bahkan pakta AUKUS yang baru diumumkan menurutnya merupakan satu bagian dari teka-teki yang lebih kompleks antara China dan AS.

“Kita harus menghindari Perang Dingin yang akan berbeda dari yang lalu, dan mungkin lebih berbahaya dan lebih sulit untuk dikelola,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya