Berita

Acara Talkshow Indonesia Human Capital Award VII-2021./Dok

Ekbis

bank bjb Borong 4 Penghargaan di Ajang Human Capital Award VII-2021

MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021 | 01:13 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

bank bjb dan jajaran direksi kembali mendapatkan apresiasi atas kinerjanya dalam Penilaian Kinerja Human Capital. Kali ini apresiasi diberikan oleh Economic Review kepada bank bjb dan direksinya dalam empat penghargaan.

Pertama, penghargaan diberikan kepada bank bjb sebagai 1st The Best of The Best - HC of The Year 2021 kategori Publik Company Bank Buku 3 dengan predikat Very Excellent. Kedua, sebagai The Best Indonesia HC of the Year 2021 dengan predikat Very Excellent. Ketiga, sebagai The Best of The Best Human Capital 2021 Juara Umum II-2021. Keempat, penghargaan yang diberikan kepada Direktur Operasional bank bjb Tedi Setiawan sebagai The Best Indonesia HC Director in Digital Transformation-2021.

Penghargaan ini diserahkan dalam acara bertajuk Indonesia Human Capital Award VII-2021 (IHCA VII-2021) dan diterima oleh Direktur Operasional bank bjb Tedi Setiawan.

Tedi mengatakan, tidak mudah untuk bertransformasi, bukan hanya soal infrastruktur tapi juga mengenai people dan culture. Transformasi digital dalam industri perbankan adalah sebuah keniscayaan. Dengan digitalisasi termasuk dalam hal pengelolaan human capital yang mencakup aktivitas operasional, dan layanan yang telah menggunakan web dan aplikasi yang terintegrasi dalam sebuah ekosistem digital yang handal.

“bank bjb juga terus berupaya meningkatkan kualitas dan integritas human capital perseroan. Salah satunya melalui program bjb Integrity yang merupakan implementasi budaya perusahaan,” ujar Tedy dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (18/9).

Lebih jauh ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya, program bjb integrity menitikberatkan kejujuran, disiplin, konsisten, efisien dalam bekerja, mengikuti prosedur secara jelas, tepat dan cepat.

“Dengan terbangunnya integritas yang tinggi di kalangan pegawai bank bjb, akan dapat mendorong produktivitas kerja yang jauh lebih baik, melalui 3 No’s Program yaitu: No Error, No Leak, No Fraud.” jelas Tedi.

Dalam acara penganugerahan ini juga turut digelar talkshow dengan tema “Managing People Collaboration Through HC Data Analytics & Technology Savy in Complex Era.”  Berbicara sebagai salah satu speaker dalam acara tersebut, Tedi menyampaikan “Key Success Factors” dalam melaksanakan Digital Transformation dalam Human Capital.

Antara lain,  digital culture, Dengan merubah cara bekerja dan berpikir serta memberikan solusi dalam menjawab tantangan di masa depan. Deploy talent, yaitu Transformasi digital didukung dengan empowerment agen-agen perubahan yakni Change Agent, Change Coordinator, dan Change Leader.

Modern Technology, dengan dukungan infrastruktur dan arsitektur digital yang kuat dalam keamanan dan keakuratan serta maintenance dan updating secara berkala. Dan, Data Driven Culture, dimana keputusan bisnis dan support berbasis data dan evidence sehingga lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Faktor lain adalah, customer centric dimana perspektif pelanggan sebagai landasan transformasi digital khususnya pengembangan layanan dan produk bisnis, Employee Centric melalui strategi terintegrasi human capital dengan tujuan bisnis dan transformasi yang jelas.

“Terakhir adalah agility, yaitu kecepatan dan kelincahan dalam beradaptasi serta pengambilan keputusan,” tandas Tedy.

IHCA VII 2021 pun merupakan wadah yang mempertemukan gagasan dan penerapan Best Practice in Human Capital Management dari perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengakselerasi proses pembelajaran peningkatan kapabilitas organisasi.

IHCA VII 2021 adalah bentuk apresiasi kepada perusahaan di Indonesia dengan tujuan mendorong dan memotivasi praktik pengembangan Sumber Daya Manusia di Indonesia guna meningkatkan produktivitas, daya saing, dan Human Capital Index secara global. Selain itu untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi Human Capital Indonesia melalui penerapan Strategic Human Capital Management, Talent Development, Performance Management dan Technology Proponent sehingga mampu bersaing di tingkat Regional ASEAN.

Pemenang ajang ini diseleksi melalui proses penjurian dan assessment yang independen. Penjurian dan penilaian dilakukan untuk aspek : Performance Management, Budaya, Arsitektur HC, Teknologi yang digunakan, Inovasi Bisnis, Talent Akuisisi dan Retensi, Engagement, Kontribusi terhadap Komunitas serta Inovasi Pembelajaran.

Populer

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

KPK Temukan Dokumen Catatan Aliran Uang Kasus Suap Perpanjangan Izin HGU Sawit di Kuansing

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:37

Tak Bermanfaat Bagi Papua, Jokowi Diminta Tinjau Ulang Pembangunan Smelter di Gresik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:52

Dua Tahun Pimpin Indonesia, Maruf Amin Seperti Diparkirkan dan Jokowi Ngebut Bareng Luhut Pandjaitan

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:43

Sindiran Mujahid 212: Wajar Jokowi Pilih ke Kalimantan, Frekuensi Mahasiswa yang Demo Belum Disetel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:49

Kecewa Jokowi ke Kalimantan, Mahasiswa: Pengkhianat!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:34

UPDATE

China Waspada, 11 Provinsi Kembali Dikepung Virus Corona

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:29

Ketua Fraksi PAN Minta Presiden Jokowi Tegur Menag Yaqut

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:27

Pemimpin Oposisi Sesalkan Pengusiran 10 Dubes: Erdogan dengan Cepat Menyeret Turki Ke Jurang

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:20

Walikota Distrik Klaipeda Lithuania yang Ditahan karena Pelanggaran Perbatasan Akhirnya Dibebaskan

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:00

Ponsel Jurnalis NYT Diretas Malware Israel, Peneliti Tuding Arab Saudi sebagai Biang Kerok

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:51

Delegasi PBB Tekan Junta Militer Mali untuk Kembali pada Demokrasi

Senin, 25 Oktober 2021 | 06:27

Ini Cara Nasdem Jabar Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2024

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:57

Kebakaran Kapal Kargo Muntahkan Gas Beracun, Petugas Kanada Pasang Zona Darurat

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:54

Dedi Kurnia: Nihilkan Keberagaman Indonesia, Yaqut Tak Layak Jadi Menteri

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:45

Pilih Pelita

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:13

Selengkapnya