Berita

Ilustrasi KKB/Net

Pertahanan

Terlibat Kontak di Distrik Kiwirok, Tim Gabungan TNI-Polri Lumpuhkan Komandan KKB Ngalum-Kupel

SABTU, 18 SEPTEMBER 2021 | 02:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Gabungan TNI-Polri yang memburu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang kerap meresahkan warga kembali terlibat bentrok. Dalam kontak senjata tersebut, satu orang anggota KKB tewas dan 2 orang lainnya luka-luka.

Kronologis kejadiannya bermula saat tim gabungan TNI-Polri melakukan penyisiran di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papu, Senin kemarin (13/9). Saat melakukan penyisiran, personel gabungan mendapatkan tembakan dari KKB Ngalum-Kupel.

Seperti dilaporkan Kantor Berita RMOLPapua, Jumat (17/9), Tim Gabungan TNI-Polri kemudian melakukan serangan balasan, hingga akhirnya terjadilah kontak tembak antara tim Gabungan TNI-Polri dan KKB.


Dari kontak tembak tersebut Tim Gabungan TNI-Polri berhasil melumpuhkan satu orang anggota KKB hingga meninggal dunia, dan 2 orang lainnya mengalami luka tembak serius.

Setelah dilakukan visum, diketahui anggota KKB yang meninggal dunia itu bernama Elly M Bidana, yang selama ini mengklaim dirinya sebagai Komandan Operasi KKB Ngalum-Kupel yang dipimpin oleh Lamek Taplo.

Hingga saat ini KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo diduga masih berada di sekitar Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang.

Karena itu, Tim Gabungan TNI-Polri yang berada di Distrik Kiwirok masih terus melakukan pengejaran. Termasuk bersiaga untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas oleh KKB.

Berdasarkan laporan Humas Polda Papua, sampai dengan saat ini situasi di Distrik Kiwirok masih dalam keadaan kondusif.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya