Berita

Tiga tersangka hasil OTT KPK di Kalimantan Selatan diumumkan KPK/Repro

Hukum

OTT di Kalimantan Selatan, KPK Tetapkan Tiga Tersangka

KAMIS, 16 SEPTEMBER 2021 | 21:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalimantan Selatan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi tetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan, dari OTT yang terjadi pada Rabu malam (15/9), tim KPK mengamankan tujuh orang.

Yaitu, Maliki (MK) selaku Plt Kadis PU pada Dinas PUPRT Kabupaten HSU sekaligus pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA); Marhaini (MRH) selaku Direktur CV Hanamas.

Selanjutnya, Fachriadi (FH) selaku Direktur CV Kalpataru; Khairiah (KI) selaku PPTK Dinas PUPRT Kabupaten HSU; Latief (LI) selaku mantan ajudan Bupati HSU; Marwoto (MW) selaku Kepala Seksi di Dinas PUPRT Kabupaten HSU; dan Mujib (MJ) selaku orang kepercayaan Marhaini dan Fachriadi.

"Setelah dilakukan berbagai bahan keterangan dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, KPK selanjutnya melakukan penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka," ujar Alex kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis malam (16/9).

Dari tujuh yang diamankan saat OTT, KPK resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten HSU Kalimantan Selatan tahun 2021-2022.

Tiga orang yang jadi tersangka yaitu, Maliki (MK), Marhaini (MRH), dan Fachriadi (FH).

Sehingga, ketiga tersangka itu langsung dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama terhitung hari ini hingga Selasa (5/10).

Untuk tersangka Maliki, ditahan di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur. Tersangka Marhaini ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih. Sedangkan tersangka Fachriadi ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

Akibat perbuatannya, tersangka Marhaini dan Fachriadi selaku pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 5 Ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Juncto Pasal 65 KUHP.

Sedangkan tersangka Maliki disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 64 KUHP Juncto Pasal 65 KUHP.

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Penumpang Pesawat Wajib PCR, Pimpinan Komisi IX: Kenapa Kebijakan Jadi Jakarta Sentris?

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:20

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

Angkat Bicara Soal Kasus Brigjen Junior, Ketum PPAD: Pimpinan TNI Perlu Kearifan Tinggi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:18

Margarito Kamis: Penyelenggara Kongres atau KLB Partai adalah Pengurus DPP Sah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:25

Kabar Beredar, Jokowi Ingin Hadi Tjahjanto Geser Mahfud MD Jadi Menko Polhukam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:57

UPDATE

Lagi, Dukungan Datang dari BEM PTMI untuk M Huda Prayoga Jadi Ketum DPP IMM

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:12

Grebek Ponpes Jadi Cara Sahabat Ganjar Peringati Hari Santri Nasional

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:11

Covid-19 Masih Menginfeksi 760 Orang, di Jawa Barat Paling Banyak

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:06

Banyak Rakyat Miskin karena Tingginya Korupsi, KPK Gencarkan Kampanye Antikorupsi

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:58

Tidak Hadiri Munas Ulama, Tanda Ganjar Pranowo Tidak Masuk Tokoh Berkarakter PPP

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:53

Pejuang Rakyat Sejak Muda, Rizal Ramli Pantas Diperhitungkan Jadi Capres 2024

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:37

KPK Terus Telusuri Penerimaan Uang Suap oleh Bupati Puput Tantriana Sari dan Suaminya

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:29

Komandan Kelompok Jihad Jamaat Nasr Al-Islam Wal Muslimin Tewas di Tangan Pasukan Prancis

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:23

Sosok Santri dan Perang Badar Melawan Korupsi di Bumi Pertiwi

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:06

Tasmania Siap Buka Kembali Perbatasan untuk Pengunjung Lokal dan Internasional Mulai Pertengahan Desember

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:04

Selengkapnya