Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

Termasuk PDIP, Harus Siap-siap Tergeser Jika PAN Masuk Kabinet

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 15:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) akan mendelegasikan Sutrisno Bachir untuk mengisi jatah di Kabinet Indonesia Maju.

Kehadiran partai berlambang matahari putih itu tentu membuat parpol-parpol koalisi pemerintah mengencangkan ikat pinggang, termasuk PDI Perjuangan selaku partai penguasa.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, semua parpol koalisi pemerintahan Presiden Joko Widodo harus siap-siap jika PAN resmi mendapatkan kursi di kabinet.


"Jika kemungkinannya akan dikurangi, maka PDIP harus siap-siap," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa siang (14/9).

Namun, menurut Ujang, PDI Perjuangan pasti akan marah jika PAN masuk dan menggeser kursi partai banteng moncong putih.

Sebab, Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini meyakini slot untuk PAN akan menggeser Menteri non parpol.

"PDIP akan ngamuk dan nyeruduk Jokowi jika menterinya dikurangi. Dan itu akan mengganggu keharmonisan koalisi Jokowi," tuturnya.

"Saya melihatnya masuknya PAN di kabinet tak akan menggoyang PDIP. Walaupun bisa saja PDIP ada persoalan dengan Jokowi. Kemungkinan PAN akan menggeser menteri dari non parpol," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya