Berita

Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua menghadirkan pertandingan esport Free Fire/Ist

Olahraga

Lolos Pra-PON, 11 Wakil Provinsi Terbang ke Jayapura untuk Eksibisi Free Fire

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 19:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebelas tim wakil dari berbagai provinsi berhasil lolos ke babak final PON XX Papua, Senin (13/9). Mereka nantinya akan berangkat ke Papua untuk bertarung secara offline memperebutkan gelar juara dari PON XX Papua.

Adapun wakil Papua tidak akan mengikuti babak Pra-PON dan langsung lolos otomatis sebagai tuan rumah. Sebelas tim tersebut terdiri dari top 3 pemenang tiap grup maupun dua tim sebagai wild card.

11 tim tersebut adalah Sulawesi Tenggara, DKI Jakarta, dan Riau yang masuk di kualifikasi grup A. Di grup B ada Sulawesi Tengah, Maluku, dan Lampung. Lalu kualifikasi grup C ada Bengkulu, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.


Sedangkan kualifikasi wild card diisi Bangka Belitung dan Sumatera Utara.

Pertandingan pra PON sebelumnya berjalan sengit di seluruh grup maupun di wild card match. Bangka Belitung lolos dengan 41 poin, terpaut 1 poin dengan posisi kedua yaitu Sumatera Utara.

Ajang eksibisi Free Fire di PON XX Papua nantinya akan diselenggarakan di Lapangan Hoki & Kriket di Doyo Baru, Jayapura pada (25/10) hari 1 dengan 5 round. Hari berikutnya digelar (26/10) dengan 5 round juga.

Model pertandingan yang digunakan pada saat PON Free Fire yakni best of 10, dengan format poin mengikuti aturan yang berlaku juga pada turnamen nasional Free Fire lainnya seperti Free Fire Master League Season IV 2021 yang sedang berjalan.

Sejak pendaftaran PON XX Papua untuk Free Fire resmi dibuka pada 20 Agustus silam, tercatat lebih dari 17,010 pemain esports bergabung dan unjuk kebolehannya masing-masing dalam babak Pra-PON.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya