Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie/Net

Politik

Bela Rizal Ramli, Jerry Massie: Bahasa Ferdinand Hutahaean Naif, Tidak Etis, dan Berperikebinatangan

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 10:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan yang disampaikan pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean di akun media sosial Twitter miliknya, @ferdinandHaean3, mendapat kritikan tajam dari Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie.

Pasalnya dalam kicauan itu Ferdinand menyindir tokoh senior DR. Rizal Ramli dan menyebutnya cocok menjadi pengganti kerbau yang membajak sawah.

Komentar Ferdinand disampaikan untuk menyindir pernyataan Rizal Ramli yang menyebut Presiden Joko Widodo layak dilaporkan ke polisi karena banyak menebar berita bohong. Mulai dari Esemka, stop impor, dan stop utang, yang semuanya tidak terlaksana.


Oleh Ferdinand, Rizal Ramli disebut sebagai sosok yang mencari perhatian pada Presiden Jokowi dengan harapan dilirik.

“Kalau di kampungku, orang dgn kualitas dan hasrat menggebu2 sprt ini, mgkn sdh dijadikan pengganti kerbau membajak sawah,” kata Ferdinand Hutahaean.

Jerry Massie heran dengan diksi tak berperikemanusiaan yang dilontarkan oleh Ferdinand Hutahaean. Jerry merasa sejauh ini Ferdinand merupakan sosok yang lembut dan santun hatinya.  

“Kayaknya bahasa Ferdinand lebih santun. Saya yakin narasi yang dilontarkan ini bukan dari seorang pemikir Ferdinand Hutahaen. Saya kenal bung Ferdinad hatinya lembut,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin pagi (13/9).

Terlepas dari keraguan itu, Jerry Massie mengingatkan kepada Ferdinand untuk menggunakan kata-kata yang berprikemanusian dan bukan berprikebinatangan di hadapan publik. Apalagi, Ferdinand mengaku diri sebagai seorang pemikir dan paham dengan hukum pidana.

“Saya yakin penyebutan bung Ferdinand "Kerbau" di bawah alam sadar. Ini bahasa naif dan tak etis. Kan yang diserang bukan Ferdinand, tapi saya bingung dia menyerang Rizal Ramli ada apa ini? Bahasa Ferdinand tak berperikemanusian, tapi berperikebinatangan," katanya.

Di satu sisi, Jerry Massie mengurai bahwa apa yang disampaikan Rizal Ramli merupakan hal yang masuk akal. Siapapun yang berbohong, termasuk presiden, ada pasal yang menjeratnya.

Pernyataan Rizal Ramli pada Jokowi itu disampaikan karena Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur tersebut tidak tahan lagi melihat kondisi bangsa. Rizal Ramli merasa kecewa melihat Indonesia yang terus terpuruk.

“Saya kira wajar jika seorang gundah gulana, galau, gamang dengan nasib bangsa,” ujarnya

“Sebetulnya ilmu dari Rizal diambil dan dipelajari. Beliau seorang yang cerdas dan menguasai bidang ekonomi. Masukannya sangat konstruktif untuk membenahi keterpurukan bangsa ini,” demikian Jerry Massie.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya