Berita

Pertemuan Presiden Iran Ebrahim Raisi dengan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi di Teheran, Iran, Minggu 12 September 2021/Net

Dunia

Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhemi jadi Pemimpin Asing Pertama yang Kunjungi Ebrahim Raisi di Iran

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 06:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Iran menyambut kedatangan Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhemi, Minggu (12/9). Ini menjadi kunjungan pemimpin asing pertama yang bertemu dengan Ebrahim Raisi sejak menjabat sebagai Presiden Iran, Minggu (12/9) waktu setempat.

Raisi yang senang dengan kunjungan itu mengatakan bahwa negaranya siap untuk mengembangkan hubungan baik Iran-Irak.

"Saya berharap terlepas dari tujuan musuh kedua negara, kami akan menyaksikan perluasan hubungan baik antara Iran dan Irak," kata Raisi, dalam pidatonya saat melakukan konferensi pers bersama Al-Khedimi di Teheran, seperti dikutip dari Reuters.


Raisi mengatakan Irak telah setuju untuk membebaskan visa bagi peziarah Iran ke tempat-tempat suci Syiah di Irak akhir bulan ini pada kesempatan Arbaeen, yaitu hari peringatan keagamaan yang menandai berakhirnya masa berkabung 40 hari untuk Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad.

"Keputusan juga dibuat tentang masalah keuangan kedua negara yang harus diadopsi," kata Raisi, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Irak adalah negara yang bergantung pada Iran untuk memenuhi kebutuhan gas dan listrik di negaranya. Namun baru-batu ini proses impor menjadi tidak teratur karena adanya masalah tunggakan pembayaran.

Perusahaan gas negara Iran mengatakan akhir tahun lalu bahwa mereka telah memangkas pasokan ke Irak lebih dari 6 miliar dolar AS tunggakan, menempatkan Baghdad dan kota-kota lain pada risiko kekurangan listrik.

Kementerian kelistrikan Irak mengatakan bulan lalu bahwa pasokan gas Iran ke wilayah tengah berkurang dari 3 juta menjadi 2 juta meter kubik per hari, sedangkan ke wilayah selatan dikurangi dari 17 juta menjadi 5 juta meter kubik per hari.

Irak telah menjadi arena persaingan antara Iran di satu sisi dan Amerika Serikat, serta Israel dan negara-negara Teluk Arab di sisi lainnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya