Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, saat memberikan kuliah kebangsaan bagi bagi warga Ponpes BIMA, Kabupaten Cirebon, Minggu (12/9)/Ist

Politik

Beri Kuliah Kebangsaan, Zulhas Ajak Para Santri Bantu Negara Melalui Pendidikan

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 01:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setiap warga negara punya kewajiban untuk menjaga persatuan sebagai sebuah bangsa. Sebagai bagian dari warga negara, para santri dan komunitas pesantren pun isa ikut memberi kontribusi bagi bangsa dan negara dengan ikut mencerdaskan bangsa.

“Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanat konstitusi. Jadi keberadaan pesantren ini sejatinya sudah membantu bangsa dan negara. Tak tanggung-tanggung yang dibantu adalah negara,” ucap Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, saat memberikan kuliah kebangsaan di Pondok Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA), Kabupaten Cirebon, Minggu (12/9).

Dalam dialog kebangsaan tersebut selama lebih kurang 30 menit itu, Zulhas berbagi pengalaman serta memberi motivasi untuk para santri.  Ia kemudian mengingatkan pentingnya menjaga rasa persatuan sebagai bangsa.


Kepada para santri, Zulhas juga berpesan agar terus giat belajar untuk meraih cita-cita. Peran para santri ke depan sangat dibutuhkan untuk ikut memajukan bangsa dan negara.

“Berbekal iman dan takwa, serta ilmu dan wawasan yang luas, para santri akan menjadi penentu masa depan bangsa ini kelak,” pesan Wakil Ketua Umum MPR RI.

Kunjungan Zulhas ke pesantren kali ini merupakan rangkaian kunjungan kerjanya ke sejumlah daerah di Jawa Barat. Safari kebangsaan yang dilakukan Zulhas ini dijadwalkan mengunjungi 10 kota di Jawa Barat.

Mulai dari Kabupaten Cirebon, lanjut menuju Pangandaran, Garut, hingga Kabupaten Bandung Barat. Dimulai sejak 12 hingga 16 September 2021 mendatang.

Kota pertama yang dikunjungi Zulhas adalah Kabupaten Cirebon dengan mendatangi Pondok Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) pimpinan KH Imam Jazuli. Di pesantren tersebut, Zulhas memberikan kuliah umum kebangsaan di hadapan ribuan santri serta orangtua/wali yang terhubung secara virtual.

Kunjunganya di Ponpes BIMA diakhiri dengan dialog bersama KH Imam Jazuli. Zulhas banyak mengapresiasi kiprah kiai muda NU itu dalam membina anak-anak bangsa yang berimtaq serta berwawasan internasional.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya