Berita

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi/RMOLLampung

Nusantara

Kasus Dana Hibah 30 M, Gubernur Salahkan Ketua KONI Lampung

SABTU, 11 SEPTEMBER 2021 | 04:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penyelidikan Kejaksaan Tinggi atas dugaan penggunaan dana hibah KONI sebesar Rp 30 miliar, dipandang Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sebagai sebuah kesalahan Ketua KONI Yusuf Barusman.

Arinal menilai, Yusuf yang juga Rektor UBL itu memilih anggota yang tidak benar alias keliru dalam memilih jajaran kepengurusannya.

"Jadi kalau ada apa-apa beliau atau Ketua KONI kenapa mengisi orang orang yang seperti itu," kata dia saat rapat pelepasan kontigen Lampung PON XX Tahun 2021 di Mahan Agung, Jumat (10/9).


Arinal juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera mencari oknum-oknum yang terlibat dalam permainan anggaran KONI sebesar 30 miliar rupiah tersebut.

"Carilah oknum-oknumnya, saya benci kepada orang-orangnya itu. Padahal isinya KONI ini banyak TNI/Polri, swasta, ASN, yang seharusnya bisa berpikir bahwa sanksi itu jauh lebih penting dari segalanya," ujarnya.

Selain itu, ia menilai tidak satupun anggota atau pengurus KONI Lampung adalah titipan atau kepercayaan dirinya.

"Saya dengar ada oknum-oknum di situ dan saya dapat itu dari surat kabar dan juga saya sudah koordinasikan kepada TNI/Polri isi (KONI Lampung) kalian tidak ada satupun titipan saya," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Oleh karena itu, Arinal berharap kepada pihak berwenang untuk segera menyelesaikan kasus ini agar semuanya bisa cepat terbukti.

"Saya akan berkoordinasi ke pusat untuk ganti cabang-cabang yang jika terbukti ada permainan-permainan. Ada pertanyaan? Enggak ada pesan untuk saya?" tandas Arinal.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya