Berita

Mantan Duta Besar (Dubes) RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Prof Makarim Wibisono

Politik

Kata Prof Makarim, Berkuasanya Taliban Belum Berdampak bagi Indonesia

SABTU, 11 SEPTEMBER 2021 | 04:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kembali berkuasanya kelompok Taliban di Afghanistan belum berdampak bagi keamanan Indonesia. Sebab Afghanistan masih sibuk dengan urusan domestiknya.

Dituturkan Mantan Duta Besar (Dubes) RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Prof Makarim Wibisono, sebelum pandemi Cocid19, separuh penduduk Afghanistan berada di bawah garis kemiskinan. Dan makin bertambah setelah pandemi melanda dunia, termasuk Afghanistan.

"Itulah yang menjadi fokus bagi Taliban saat ini," ujar Makarim melalui keteranganya, Jumat (10/9).


Selain itu, persoalan multietnik dan afiliasi politik menjadi pekerjaan rumah besar yang juga dihadapi Taliban.

Padahal, untuk membentuk pemerintahan yang stabil, Taliban harus mampu mengintegrasikan seluruh faksi di Afghanistan.

"Taliban didukung oleh sebagian besar etnis Pashtun. Sedangkan etnis-etnis lain memiliki afiliasi politik sendiri. Seperti Hazara yang mendukung faksi Syiah, Uzbek yang nasionalis, dan Tajik mendukung islam moderat," pungkas Makarim.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya