Berita

Petugas pengawas tanaman bawangt hijau di Kotapraja Sanxing/Net

Dunia

Marak Aksi Pencurian Sayuran, Polisi Taiwan Bentuk 'Satgas Perlindugan Bawang Hijau'

JUMAT, 10 SEPTEMBER 2021 | 13:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak kepolisian Taiwan telah mengaktifkan petugas khusus untuk ‘perlindungan bawang hijau’. Ini untuk membantu petani lokal Kotapraja Sanxing, Kabupaten Yilan, dapat menjaga ladang mereka dari serangan pencuri.

Tindakan itu dilakukan menyusul maraknya aksi pencurian terhadap sayur milik petani, terutama sejak harga bawang hijau melonjak baru-baru ini. Sejauh ini telah ada kasus yang dilaporkan terkait dengan pencurian sayuran.

Asosiasi Petani Area Sanxing mengatakan bahwa harga pasar bawang hijau Sanxing telah melonjak menyusul penurunan produksi akibat banjir di Taiwan tengah dan selatan pada bulan Agustus.


Biasanya harga pasar rata-rata bawang hijau Sanxing di pasar Taipei adalah sekitar 70 dolar Taiwan (sekitar 34.200 rupiah) per kilogram. Namun, harga rata-rata pada Rabu (8/9) mencapai 255,5 dolar Taiwan (130 ribu rupiah) per kilogram, seperti dikutip dari taiwan News, Jumat (10/9).

Selain satgas bawang hijau Kantor Polisi Kabupaten Yilan Sanxing juga berencana untuk membuat satgas ‘perlindungan buah pir’ merujuk pada naiknya harga buah tersebut selama musim panen dari Juni hingga Agustus.

Polisi juga akan berkoordinasi dengan petani untuk lebih menanggapi laporan orang mencurigakan yang masuk ke ladang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya