Berita

Alat berat milik PT Wika yang dibakar/Net

Presisi

Polisi Benarkan Ada Pembakaran 2 Alat Berat Proyek Jalan Trans Papua

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 09:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabar pembakaran alat berat milik PT Wika yang tengah mengerjakan pembangunan Jalan Trans Oksibil-Kiwirok di Mangabip Distrik Oksebang, Kabupaten Pengunungan Bintang dibenarkan oleh Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Cahyo Sukarnito.

“Benar ada pembakaran alat berat milik Wika,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (9/9).

Cahyo Sukarnito menjelaskan bahwa kasus ini tengah ditangani oleh Polres Pegunungan Bintang setelah salah seorang karyawan PT Wika melapor ke Mapolres Pegbin di Oksibil.


Adapun kronologi kejadian ini bermula saat karyawan yang bermukim di mess Bolangkop hendak ke lokasi kerja di Kampung Mangabib. Mereka kemudian mendapati bahwa dua alat berat jenis ekskavator terbakar. Akhinya, mereka kembali ke kamp karena tidak berani bekerja.

Setelah mendapat laporan tersebut, anggota Polisi langsung bergegas melakukan pengecekan.

Di satu sisi, Jurubicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom mengklaim pihaknya bertanggung jawab atas pembakaran tersebut. Katanya, aksi pembakaran dilakukan pada Rabu dinihari (8/9).

“Hal ini telah dilaporkan langsung oleh Bridjen Lamek Taplo, sebagai panglima kodap 15 Galum Kupel," ujar Sambom lewat keterangan tertulis, Kamis (9/9).

Aksi TPNPB OPM dimaksudkan untuk memberi peringatan tegas agar proyek seluruh tanah Papua segera dihentikan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya