Berita

Presiden Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Berduka, Akui Meninggalnya Menteri Zinichev adalah Kehilangan yang Tidak Tergantikan

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 05:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepergian Menteri Kedaruratan Rusia menyisakan duka yang dalam bagi Moskow. Presiden Vladimir Putin  menyatakan rasa berkabung yang mendalam atas kehilangan orang terbaiknya.

Suaranya berat, lambat dan seperti tidak percaya saat menyampaikan pidato duka cita. Bagi Putin, Yevgeny Zinichev bukan hanya seorang partner kerja. Lebih dari itu, ia adalah teman yang dapat diandalkan dan setia. Totalitasnya tidak diragukan lagi.

Putin mengakui dia sangat terkejut dengan berita meninggalnya Zinichev dengan cara yang tragis.


"Kami telah kehilangan seorang patriot sejati, kawan dan orang yang dekat dengan kita semua. Dia adalah seorang pria dengan kekuatan batin yang besar, dengan keberanian yang tinggi.  Saya pribadi merasa sangat terkejut, ini adalah kehilangan yang tak tergantikan bagi saya," ujar Putin, seperti dikutip dari Tass, Rabu.  

Dalam pesan telegramnya, Putin juga mengisahkan bagaimana ia dan Zinichev begitu dekat selana bertahun-tahun. Dalam situasi paling rumit sekalipun, Zinichev selalu ada dan dapat diandalkan.

Zinichev mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Tidak ragu-ragu mempertaruhkan nyawanya, seperti yang ia lakukan baru-baru ini yang akhirnya menghilangkan nyawanya sendiri.

Yevgeny Zinichev, 55 tahun, meninggal dalam tugasnya. Ketika itu, Zinichev berusaha menyelamatkan nyawa seseorang saat latihan keadaan darurat antardepartemen di zona Arktik Kutub Utara.

Zinichev mengabdi pada Rusia sejak 1987 ketika menjabat sebagai badan keamanan negara. Pada Oktober 2016 hingga Mei 2018 ia menjabat sebagai wakil direktur Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB). Dari situ, Zinichev ditunjuk menjadi Menteri Kedaruratan.

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu juga menyampaikan rasa kehilangannya. ia mengatakan Rusia tentju akan sangat merindukan sosok pemberani itu.  

"Dia meninggal sebagai penyelamat, seperti itulah dia selama hidupnya. Kami akan menyimpan kenanganan bersamanya," kata Shoigu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya