Berita

Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan keterangan pers di Lapas Kelas 1 Tangerang/RMOL

Nusantara

Over Kapasitas, Mahfud MD Janji Pemerintah akan Bangun Lapas Baru

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 18:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Over kapasitas yang menjadi persoalan klasik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) turut menjadi perhatian Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD

Berangkat dari kasus kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang, Mahfud berjanji akan membuat Lapas baru agar tidak mencapai over kapasitas, sehingga kebakaran memakan banyak korban.  

"Hunian penjara kita sudah over kapasitas untuk kami sedang mendiskusikan sebelum kesini sudah bicara dengan Menkumham betapa lapas tidak kondusif," kata Mahfud saat meninjau Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9).


Mahfud pun menyoal soal berlebihnya kapasitas Lapas ini sudah diketahui sejak tahun 2004 ketika Ia masih menjabat sebagai Anggota DPR.

"Over kapasistas sejak 2004 saat jadi anggota DPR keliling Indonesia saya melihat Lapas-Lapas kita penuh 1 kamar tidak begitu luas bisa isi 20 sampai 30 orang, di Pasuruan isinya 1 kamar 40 orang itu semua narkoba," kata Mahfud.

Dari sini, Mahfud berjanji dalam jangka panjang untuk membangun Lapas agar tidak sampai over kapasitas lagi.

"Ada hal yang dibicarakan sama Menkumham, membangun segera pembangunan Lapas-Lapas karena sudah over kapasitas sejak 2004," kata Mahfud.

Senada dengan Mahfud, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly menduga kebakaran terjadi karena adanya korsleting listrik di bangunan Lapas. Adapun kondisi Lapas Klas 1 Tangerang sudah cukup tua dan melebihi kapasitas tampung bagi para warga binaan.

Sebanyak 41 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBT) atau narapidana meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di Blok C Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, Rabu dini hari. 

"Korban yang kami temukan yang selamat 81, yang meninggal 40 di tempat, satu meninggal saat on the way ke rumah sakit," kata Yasonna kepada wartawan di Lapas Kelas 1 Tangerang.

Untuk korban meninggal langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, sementara yang luka-luka masih mendapat perawatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya