Berita

Presiden Jokowi saat umumkan perpanjangan PPKM darurat/Repro

Politik

Jokowi Disalip Prabowo dan Budi Gunadi Sadikin, sebagai Pejabat Peduli Penanganan Covid-19

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 17:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menempati urutan ketiga sebagai pejabat tinggi negara yang dinilai oleh publik paling peduli penanganan pandemi Covid-19.

Sementara, urutan pertama justru ditempati oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan urutan kedua Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Hal itu terpotret dalam rilis survei terbaru Lembaga survei dari Survei & Polling Indonesia (SPIN) bertajuk "Elektabilitas Tokoh Pemilu 2024" dengan kuesioner "Sebutkan siapa pejabat publik yang paling menitikberatkan pengendalian Covid-19".  


"Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperoleh 10,7 persen, Prabowo Subianto dianggap oleh responden sebagai sosok yang dipersepsikan oleh 9,9 persen pro kebijakan terhadap penanganan pandemi Covid 19 (kesehatan). Joko Widodo berada di posisi ketiga dengan perolehan sebesar 9,6 persen," ujar Direktur SPIN, Igor Dirgantara saat memaparkan hasil surveinya pada Rabu siang (7/9).

Kemudian, pada urutan selanjutnya berturut-turut persepsi responden melihat tiga figur Gubernur yang menitikberatkan penyelesaian penanggulangan infeksi Covid-19 yakni Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo, dan Khofifah Indar Parawansa.

"Lalu Sandiaga Uno, Tri Rismaharini, Puan Maharani dan lainnya (Erick Thohir, Airlangga Hartarto, Tito Karnavian, Sri Mulyani)," kata Igor.

Igor menambahkan, terkait Presiden Jokowi menempati urutan ketiga itu disebabkan oleh faktor Jokowi sebagai kepala negara yang sejatinya memang harud fokus dan konsentrasi terhadap semua sektor, tidak hanya urusan pandemi Covid-19.

Survei SPIN ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1670 dari 34 provinsi di Indonesia.

Survei ini digelar pada periode 7-21 Agustus 2021 dengan margin of error 2,4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya