Berita

Ilustrasi PDIP/Net

Politik

Survei SPIN: PDIP Bertengger di Puncak, Dipepet Gerindra dan Golkar

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 16:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan masih menempati urutan pertama sebagai parpol paling tinggi elektabilitasnya. Disusul Gerindra di posisi kedua dan Golkar menempati urutan ketiga.

Hal itu terpotret dalam rilis survei terbaru Lembaga survei dari Survei & Polling Indonesia (SPIN) bertajuk "Elektabilitas Tokoh Pemilu 2024" dengan kuesioner "Apabila Pemilu 2024 dilaksanakan hari ini Partai Politik mana yang akan anda pilih?".

"Sebesar 18,9 persen responden memilih PDIP. Sementara di posisi kedua dan ketiga dihuni oleh Gerindra 13,3 persen dan Golkar 11,1 persen," ujar Direktur SPIN, Igor Dirgantara saat memaparkan hasil surveinya pada Rabu siang (7/9).


Sementara itu pada posisi keempat ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 8,1 persen disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 7,5 persen dan Nasdem 5,7 persen.

Lalu Partai Demokrat 5,5 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 4,2 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) 2,1 persen.

"Lalu partai papan bawah juga secara konsisten dihuni oleh partai-partai non parlemen pusat dan partai-partai calon kontestan Pemilu," kata Igor.

"Temuan survei ini, merupakan hasil survei yang bersifat sementara dan sangat terbuka kemungkinan akan berubah di masa mendatang. Semakin mendekati hari H semakin dinamis dan cepat perubahannya," imbuhnya.

Survei SPIN ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 1670 dari 34 provinsi di Indonesia. Survei ini digelar pada periode 7-21 Agustus 2021 dengan margin of error 2,4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya