Berita

Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly saat memberi keterangan pers di Lapas Klas 1 Tangerang, Banten, Rabu siang (8/9)/RMOLJakarta

Nusantara

Yasonna Laoly Bentuk Lima Tim Penanganan Pasca Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 14:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly membentuk lima tim dalam penanganan pasca kebakaran yang terjadi di Blok C, Lapas Kelas I Tangerang, Banten

"Dalam penangana kami bentuk 5 tim dipimpin Dirjen PAS Pak Reinhard Silitonga," kata Yasona di Lapas Kelas I Tangerang, Rabu siang (8/9).

Tim pertama bertugas mengidentifikasi dan bekerja sama dengan inavis Polri untuk identifikais jenazah dan tim ini dipimpin oleh Direktur Binapi.


"Tim dua bertugas pemulasaran pemakaman, pengantaran jenazah. Tentu setelah tim satu bekerja," kata Yasonna.

Tim berikutnya, tim ketiga bertugas membantu pemulihan pihak keluarga.

"Kami akan menemui keluarga menyampaikan rasa duka dan hal-hal yang diperlukan untuk itu. Kami menyiapkan uang duka. Nanti kita harapkan tabah, ini cobaan kami hadapi bersama, tidak ada yang menginginkan hal ini," kata Yasonna.

Adapun tim tiga dipimpin langsung oleh dua orang direktur, yakni Direktur TI dan kerja sama serta Direktur Binkemas.

Lanjut, untuk tim ke empat beetugas melakukan koordinasi dengan stakeholders, koordinasi dengan Polri, Pemda, TNI dan segala dinas terkait.

Terakhir, Tim ke lima berupa humas terkait dengan publikasi yang satu sumber agar efektif dan efisien.

"Humas agar beritanya satu pintu. Jadi satu pintu saja supaya kami memperoleh informasi yang lebih pas, tidak berspekulasi," ucap Yasonna.

Sebanyak 41 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBT) atau narapidana meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di Blok C Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, Rabu dini hari tadi.

Jumlah korban jiwa ini turut dikonfirmasi oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly usai meninjau lokasi kebakaran. 

"Korban yang kami temukan yang selamat 81, yang meninggal 40 di tempat, satu meninggal saat on the way ke rumah sakit," kata Yasonna kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya