Berita

Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly saat memberi keterangan pers di Lapas Klas 1 Tangerang, Banten, Rabu siang (8/9)/RMOL Jakarta

Politik

Menkumham Yasonna: Total 41 Warga Binaan Lapas Klas I Tangerang Meninggal Dunia

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 12:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Total sebanyak 41 orang Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) atau narapidana meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran di Blok C Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang, Banteng, Rabu dinihari (8/9).

Penegasan ini disampaikan langsung Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Yasonna Laoly kepada wartawan di Lapas Klas 1 Tangerang, Banten, Rabu siang (8/9). Kebakaran terjadi di Blok C2 lapas.

“Korban yang kami temukan, yang selamat 81, yang korban meninggal 40 di tempat, satu meninggal saat on the way ke rumah sakit," urainya.


Adapun 39 korban selamat sudah mendapat perawatan, ada yang dibawa ke rumah sakit dan ada yang dirawat di klinik dalam lapas.

"Jadi yang menuju ke rumah sakit ada 8 orang, ada 31 mengalami luka ringan dirawat di klinik lapas," kata Yasonna seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta.

Sejauh ini untuk penanganan jangka pendek, pihak Kemenkumham membentuk 5 tim mulai dari investigasi penyebab kebakaran sampai proses pendaat korban.

Yasonna mengaku telah bertemu dengan perwakilan pihak keluarga dan langsung mengucapkan bela sungkawa. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya