Berita

Aparat menyemprotkan disinfektan di sekolah di Distrik Nangang, taipei/Net

Dunia

Muncul Klaster Sekolah, Taipei Hentikan Pembelajaran Tatap Muka

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 12:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lebih dari 600 siswa terkena dampak penangguhan kembali sejumlah sekolah di seluruh Taipei, menyusul merebaknya kasus Covid-19 di Kota New Taipei.

Keputusan penangguhan kembali proses belajar tatap muka dilakukan setelah terjadi peningkatan infeksi cluster di taman kanak-kanak di New Taipei,  yang pertama kali terdeteksi selama akhir pekan. Pada selasa (7/9) infeksi dilaporkan telah meningkat menjadi 16 kasus.

Selain taman kanak-kanak, lima sekolah lain di New Taipei pada hari Selasa juga mengumumkan penutupan penuh dan sebagian karena kontak dengan klaster dan dugaan kasus di kalangan siswa.


Sementara Departemen Pendidikan Taipei (DOE) mengumumkan Selasa malam bahwa tiga sekolah dasar dan empat taman kanak-kanak telah menangguhkan kelas setelah siswa ditemukan telah melakukan kontak dengan kasus yang dikonfirmasi di New Taipei. Mereka kemudian diminta melakukan isolasi mandiri rumah.

Sekolah dasar tersebut termasuk satu di Distrik Nangang, satu di Distrik Zhongzheng, dan satu di Distrik Datong. Taman kanak-kanak termasuk satu di Nangang, satu di Zhongshan, dan dua di Zhongzheng.

Taiwan News melaporka Rabu (8/9), penangguhan kelas tatap muka di sekolah-sekolah ini akan berlangsung antara tiga hari hingga dua minggu.

DOE menekankan bahwa selama penghentian kelas tatap muka, sekolah-sekolah akan mengadopsi metode pembelajaran daring sebagai gantinya untuk memastikan anak-anak dapat melanjutkan pelajaran mereka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya