Berita

Mobil Biddokkes Polda Metro tampak keluar dari Lapas Tangerang/RMOLJakarta

Presisi

41 Napi Lapas Tangerang Dikabarkan Tewas, Kapolda Metro Jaya: 80 Orang Luka-luka

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 10:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Puluhan narapidana dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Kota Tangerang, pada Rabu dini hari (8/9).

Data yang diperoleh redaksi, terdapat 41 orang narapidana yang meninggal sementara puluhan lainnya mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit.

"Luka berat ada delapan orang. Kemudian, yang luka ringan ada 72 orang," kata Kapolda Metro Jaya Irjen, M Fadil Imran.


Kabar meninggalnya Napi juga dikonfirmasi oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS). Dipastikan, kebakaran ini mengakibatkan puluhan napi tewas.

"Yang pasti saat ini memang ada korban yang meninggal dan juga ada yang dalam perawatan di RSUD Tangerang," kata Kabag Humas dan Publikasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham, Rika Aprianti dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJakarta.

Sejauh ini proses evakuasi korban kebakaran masih dilakukan. Rika menegaskan, keselamatan napi dan kondusifitas Lapas menjadi fokus utama pihaknya.

Pantauan Kantor Berita RMOLJakarta di lapangan, beberapa mobil ambulans dari Biddokkes Polda Metro Jaya tampak meninggalkan Lapas. Diduga mobil tersebut mengangkut kantung jenazah korban kebakaran.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya