Berita

Kondisi terkini Lapas Kelas I Tangerang/RMOL Jakarta

Nusantara

Dirjen Pemasyarakatan: Yang Terbakar Blok C2, Diduga Korsleting Listrik

RABU, 08 SEPTEMBER 2021 | 10:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Musibah kebakaran hebat terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu dinihari (8/9). Kabar beredar menyebutkan bahwa sebanyak 41 warga binaan tewas, sementara 72 lainya luka-luka.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Reinhard Silitonga mengatakan, titik api diduga berasal dari blok C2. Di Lapas Tangerang sendiri, kata Reinhard, terdapat7 blok.

Penyebab kebakaran sejauh ini diduga karena korsleting listrik atau terjadi hubungan pendek arus listrik.


"Yang terbakar itu adalah blok C2 di mana di situ ada aula, dan juga ada 9 kamar. Kalau blok yang lain jauh. Di blok inilah yang tadi diduga awal hubungan pendek arus listrik," kata Reinhard kepada wartawan di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (8/9).

Reinhard menyampaikan, pihaknya telah berupaya untuk mengamankan warga binaan lain dari blok yang berbeda. Dikatakan Reinhard, usai kejadian, Blok C2 dipasang police line dan yang selamat dipindahkan ke blok-blok yang lain

"Kami akan berupaya terus untuk mengamankan warga binaan yang masih berada di blok-blok lain. Jadi di Blok C2 inilah yang terjadi hubungan pendek arus listrik," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya