Berita

Abraham Lunggana alias Haji Lulung/Net

Politik

Sambut Kembalinya Haji Lulung ke PPP, DMI akan Umumkan Lewat Masjid dan Mushala di Jakarta

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 19:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anggota Komisi VII DPR RI, Abraham Lunggana alias Haji Lulung, resmi berhenti menjadi kader Partai Amanat Nasional (PAN).

Surat pernyataan pengunduran diri sebagai kader PAN itu ditandatangani Haji Lulung per 1 September 2021. Tokoh Tanah Abang ini pun langsung menyampaikan surat tersebut ke Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

Kini, Haji Lulung dipercaya sebagai Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta.


Kembalinya Haji Lulung ke PPP, ternyata disambut suka cita oleh banyak kalangan. Salah satunya dari Keluarga Besar Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta.

“Ya, tentunya kami sangat bersyukur sekali, Pak Haji Lulung bisa kembali ke PPP yang memang merupakan rumah besar umat Islam. Apalagi Pak Haji Lulung saat ini menjabat sebagai mustasaf di DMI DKI Jakarta,” kata Ketua Dewan Ekonomi Syariah, Daud Poli Raja kepada wartawan, Selasa (7/9).

Daud menambahkan, kehadiran Haji Lulung di PPP memang sudah dinanti-nantikan oleh para ulama.

Oleh karenanya, sejak mendengar kabar Haji Lulung menyatakan berhenti menjadi kader PAN dan memilih kembali ke pangkuan PPP, ulama di Jakarta, khususnya ulama yang ada di DMI DKI Jakarta, mengapreasi keputusan tersebut.

“InsyaAllah, sebagai ungkapan rasa syukur, kami akan menggelar syukuran dengan kembalinya Haji Lulung ke PPP,” ujar Daud, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Tak hanya itu, DMI DKI Jakarta juga akan mensosialisasikan kembalinya Haji Lulung ke PPP, ke seluruh masjid dan mushala yang tergabung dalam DMI DKI. Di mana saat ini ada 3.600 masjid dan 6.600 mushala yang sudah tergabung dengan DMI DKI.

Sementara itu, Haji Lulung mengaku memilih kembali bergabung dengan PPP dikarenakan banyaknya permintaan ulama.

“Jadi banyak ulama yang meminta saya untuk kembali membesarkan PPP, khususnya di Jakarta. Kita harus takjim kepada para ulama,” terang Haji Lulung.

Bahkan, sambung Haji Lulung, Ketua PWNU DKI Jakarta pernah mengumumkan kepindahannya ke PPP saat taaruf anggota NU DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Haji Lulung, proses kepindahannya ke PPP terjadi sebelum adanya Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP DKI Jakarta, awal Mei 2021 lalu.

“Saya sudah banyak diminta oleh beberapa ulama. Lalu saya pertimbangkan, saya ketemu konstituen, bicara sama keluarga, akhirnya saya putuskan kembali ke PPP. Intinya, saya tetap mengabdi untuk bangsa dan negara,” jelasnya.

Lanjut Haji Lulung, sejumlah ulama menilai kehadirannya di PPP bisa mengembalikan kejayaan partai. Salah satunya perolehan kursi di DPR maupun DPRD DKI Jakarta.

Haji Lulung diketahui telah dua kali dipilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, yakni pada 2009 dan 2014, sebagai kader PPP.

Namun, dia memutuskan pindah menjadi caleg PAN pada pertengahan 2018 lalu.

Pada 2019, dia tidak lagi mencalonkan diri jadi anggota DPRD DKI Jakarta lagi, tetapi sebagai anggota DPR RI yang akhirnya terpilih.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya