Berita

Taliban/Net

Dunia

Persiapan Sudah Rampung, Taliban Segera Umumkan Pemerintahan Baru Afghanistan

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 11:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban telah menyelesaikan persiapan pengumuman susunan pemerintahan baru Afghanistan.

"Persiapan untuk pengumuman pemerintahan Islam sudah selesai," ujar jurubicara Taliban Ahmadullah Muttaki, seperti dikutip Sputnik, Selasa (7/9).

Ia mengatakan, Taliban akan segera mengumumkannya. Meski begitu, sejauh ini belum ada rincian apakah Abdul Ghani Baradar akan memimpin pemerintahan baru Afghanistan seperti yang dilaporkan media.


Selain itu, Taliban juga mengatakan, konstitusi Afghanistan akan direvisi atau diubah di bawah pemerintahan baru.

Pada Senin (6/9), Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan Washington masih jauh untuk mengakui pemerintah Taliban di Afghanistan.

Sementara itu, pada pekan lalu, Menteri Luar Negeri Denmark Jeppe Kofod mengatakan pihaknya tidak akan mengakui pemerintah Taliban.

Taliban merebut Kabul pada 15 Agustus, kemudian mengumumkan perang telah berakhir. Kemudian pada malam 31 Agustus, militer AS meninggalkan bandara Kabul sesuai rencana, mengakhiri kehadiran militer Amerika selama hampir 20 tahun di Afghanistan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya