Berita

Petugas polisi dan penjaga penjara memeriksa lokasi pelarian penjara di luar penjara Gilboa di Israel Utara, pada Senin, 6 September 2021/Net

Dunia

Polisi Israel Buru Enam Tahanan Palestina yang Kabur dari Penjara Gilboa Melalui Terowongan

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Israel terus melancarkan perburuan setelah enam tahanan Palestina melarikan diri dari salah satu penjara paling aman di negara itu.

Aparat memasang ratusan penghalang jalan, sementara para pemimpin politik dan militer terkemuka Israel melakukan pertemuan untuk konsultasi keamanan pada Senin sore (6/9) waktu setempat.

Pencarian terhadap enam orang napi yang kabur itu dipusatkan di sekitar kota Beit She'an dan Afula, dekat penjara Gilboa, penjara dengan tingkat keamanan paling tinggi di Israel. Pelarian para napi itu dianggap sebagai salah satu pembobolan penjara paling serius dalam sejarah negara itu.


Para napi yang kabur itu adalah mantan pemimpin kelompok militan Brigade Martir Al-Aqsa dan lima anggota Jihad Islam.

Empat dari anggota Jihad Islam menjalani hukuman seumur hidup setelah dihukum karena merencanakan atau melakukan serangan terhadap warga Israel, sementara yang kelima ditahan tanpa dakwaan selama dua tahun di bawah perintah penahanan administratif, menurut Times of Israel.

Mereka diyakini telah menggali lubang di lantai sel mereka, kemudian merangkak melalui rongga dan membuat terowongan di bawah dinding luar.

Para petani yang sempat melihat pelarian mereka mengatakan kepada aparat yang menanyainya bahwa mereka berlari melalui ladang.

Polisi bekerja sama dengan pejabat militer meningkatkan keamanan, khawatir bahwa para buronan itu dapat melakukan serangan terhadap tentara atau warga sipil lainnya. Aparat yakin, para buronan masih berada di dalam wilayah Israel.

Sementara seorang pejabat Layanan Penjara Israel menggambarkan pelarian itu sebagai kegagalan keamanan dan intelijen utama, kelompok militan Palestina malah memujinya sebagai 'pahlawan dan harus dirayakan'.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya