Berita

Sinopharm/Net

Dunia

Sinopharm Kembangkan Vaksin mRNA untuk Lawan Varian Baru Covid-19

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 08:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan farmasi asal China, Sinopharm, tengah mengembangkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA yang ditujukan untuk melawan varian baru virus corona.

Sekretaris Komite Partai dari anak perusahaan Sinopharm China National Biotec Group, Shu Jingjin mengatakan, Sinopharm telah mengembangkan empat vaksin, termasuk dua vaksin tidak aktif, satu vaksin mRNA, dan yang lainnya rekombinan.

"China National Biotec Group terus-menerus mencari solusi untuk masalah ilmiah dan teknis yang rumit, dan penelitian serta pengembangan vaksin generasi kedua terhadap galur Covid-19 yang bermutasi membawa hasil yang baik," terangnya, seperti dimuat Sputnik.


Zhu mengatakan, vaksin mRNA yang dikembangkan secara mandiri oleh China National Biotec Group, ditujukan untuk memerangi varian baru Covid-19.

"Kita semua menantikan vaksin generasi kedua untuk melawan strain Covid-19 yang bermutasi untuk memasuki pasar sesegera mungkin, untuk membantu seluruh dunia mengatasi pandemi lebih cepat," tambahnya.

Meski begitu, ia menambahkan, vaksin Sinopharm yang dikembangkan dari virus tidak aktif, tetap efektif menghasilkan perlindungan selama enam bulan setelah suntikan dosis kedua.

Sementara vaksin rekombinan sendiri masih dalam tahap uji klinis. Dari hasil evaluasi, vaksin ini terbukti efektif terhadap berbagai jenis Covid-19, termasuk varian Delta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya