Berita

Kedutaan besar China di Guinea/Net

Dunia

Kudeta Guinea, China Minta Warganya di Perantauan Waspada dan Tetap Tenang

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 16:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China telah mengeluarkan peringatan keamanan untuk warga dan lembaga negara mereka yang beroperasi di Guinea. Peringatan itu muncul setelah peristiwa kudeta yang ditandai dengan penangkapan Presiden Alpha Conde oleh pihak militer pada Minggu (5/9) waktu setempat.

Kedutaan Besar China di Guinea dalam pengumumannya pada Senin (6/9) mengatakan bahwa sejauh ini belum ada laporan mengenai personel atau institusi Tiongkok yang terpengaruh oleh situasi tersebut.

“Kedutaan Besar China di Guinea segera mengaktifkan mekanisme tanggap darurat setelah kudeta dan mengeluarkan pemberitahuan keselamatan untuk memperingatkan warga China setempat agar tidak keluar dan memperkuat keamanan,” kata Yue Shaowen, juru bicara Kedutaan Besar China di Guinea,” seperti dikutip dari Global Times.


Dia mengatakan bahwa situasi institusi dan personel Tiongkok di Guinea umumnya stabil, dan belum ada laporan tentang orang-orang yang terkena dampak.

Kedutaan juga  mengingatkan warga China setempat untuk tetap tenang dan menghubungi kedutaan jika terjadi keadaan darurat, menurut pemberitahuan yang dikeluarkan pada hari Senin.

Tembakan senjata berat meletus di beberapa bagian ibu kota Conakry sejak Minggu pagi. Anggota pasukan khusus Guinea berhasil menduduki stasiun televisi nasional dan mengumumkan bahwa mereka telah menangkap Presiden Alpha Condé dan bahwa konstitusi dan pemerintah dibubarkan, dan menutup perbatasan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya