Berita

Patung-patung dan kembang api saat festival Fallas/Net

Dunia

Valencia Spanyol Rayakan Festival Fallas dengan Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 14:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemeriahan Festival Fallas berturut-turut selama lima hari di Kota Valencia, Spanyol, harus  berakhir. Langit meriah dengan letupan pestasan dan kembang api yang berterbangan, disusul dengan pembakaran patung warna warni, pada puncak acara yang mengesankan, Minggu (5/8).

Setiap tahunnya, Kota Valencia merayakan Festival Fallas, perayaan tradisional yang diadakan setiap tahun untuk memperingati Saint Joseph. Tahun lalu, Valnsia gagal merayakan festival ini karena pandemi virus corona. Untuk tahun ini, festival yang biasanya dilakukan setiap bulan Maret akhirnya ditunda hingga diselenggrakan pada 1 sampai 5 September 2021.  

Penangguhan festival tidak pernah terjadi sejak berakhirnya perang saudara Spanyol 1936-1939.


Setiap tahun, penduduk membuat ratusan patung seperti boneka warna-warni, beberapa dibuat sebesar bangunan empat lantai -- dari kayu, plester, dan bubur kertas untuk festival.

Disebut "ninots", patung-patung itu menggambarkan karakter dongeng dan patung kartun politisi dan selebritas.Ada sekitar 750 patung yang disiapkan.

Ninot ditampilkan di jalan-jalan kota Mediterania dan kemudian dibakar pada hari terakhir festival, dalam api unggun yang disebut 'Cremà'. Ini adalah tradisi yang telah dilakukan bertahun-tahun untuk menghormati St Joseph, santo pelindung para tukang kayu.

Meski telah diijinkan untuk melakukan perayaan, festival ini harus tetap menjaga protokol kesehatan

walikota Valencia Joan Ribo menekankan bahwa festival ini meskipun meriah, tetap sangat mematuhi aturan kesehatan.

Festival Fallas diyakini berasal dari ritual pagan yang menandai akhir musim dingin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya