Berita

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo apresiasi Polres Jakbar ungkap pabrik sabu milik warga Iran/Net

Politik

Ketua MPR Apresiasi Polres Metro Jakbar Berhasil Ungkap Pabrik Sabu Milik Warga Iran

SENIN, 06 SEPTEMBER 2021 | 13:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar aktivitas produksi narkotika jenis sabu di daerah Karawaci dan Cikini Jakarta Pusat. Laboratoriu itu dikendalikan oleh jaringan Narkotika internasional yang merupakan WNA asal Iran.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, capaian keberhasilan satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dalam membongkar pabrik narkoba jaringan internasional tersebut patut diapresiasi oleh masyarakat dan Institusi Polri.

"Ini hal yang mengkhawatirkan, bayangkan jika aktivitas produksi tersebut tidak terungkap berapa juta orang yang akan rusak rusak akibat pengaruh narkoba tersebut, terlebih ini melibatkan jaringan narkoba internasional," ujar Bamsoet kepada wartawan, Senin (6/9).


Politisi Partai Golkar ini menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 saat ini banyak pelaku tindak kriminal yang memanfaatkan momentum pandemi untuk kegiatan kejahatan mereka dalam merusak anak bangsa lewat narkoba.

“Kita disibukan dengan penanganan Covid-19 membuat para pelaku kejahatan narkoba banyak yang memanfaatkan kondisi seperti ini, mungkin mereka mengira petugas kepolisian tidak akan mengendus lantaran personel polri sedang disibukan dengan penanganan Covid-19 saat ini,” katanya.

"Terbukti jajaran pasukan bhayangkara (Polri) tidak menyurutkan semangat di tengah pandemi Covid 19 dalam memberantas peredaran gelap narkoba,” imbuhnya.

Dia mengatakan, hasil dari kegigihan Polres Metro Jakarta Barat yang dipimpin oleh Kombes Ady Wibowo, meski saat pandemi ternyata diwaktu lain juga mampu membongkar pabrik sabu yang merupakan jaringan internasional ditengah pandemi ini patut diapresiasi.

"Ini hasil ungkap yang sangat membanggakan dan patut diapresiasi,” katanya.

Dia mendorong Polri melalui kasus tersebut untuk mengembangkan lebih jauh jaringan internasional peredaran Narkoba yang beroperasi di Indonesia. Dengan demikia, kata Bamsoet, para bandar dan pengedar bisa teridentifikasi dan segera ditangkap.

"Jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta jiwa ditambah dengan kondisi geografis berupa negara kepulauan menjadi pangsa pasar menggiurkan bagi para bandar dan pengedar Narkoba. Polri tak boleh membiarkan para bandar dan pengedar Narkoba berpesta pora di negeri ini,” pungkasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Update: Korban Jiwa Longsor Bandung Barat 16 Orang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:52

Dede Sulaeman Wafat, Rencana MSBI Datangi Kantor FIFA di Zurich Dijadwal Ulang

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:35

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Anggota Polisi yang Tewas Tertabrak Truk TNI

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:33

Kabar Duka Mantan Striker Timnas Dede Sulaeman Wafat di Lapang Bola

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:58

Saut Minta KPK Selidiki Sengkarut Coretax

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:50

PT ARA Bantah Gunakan Dokumen Palsu

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:26

Debut Apik Raymond-Joaquin

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:46

Tim Hukum Nadiem Makarim Tak Siap Hadapi JPU

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:32

Wapres Gibran Minta Maaf ke Korban Longsor Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 | 19:18

Korupsi Sektor Pajak Terjadi karena Penyelewengan Kekuasaan

Minggu, 25 Januari 2026 | 18:59

Selengkapnya