Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat berbincang dengan 12 perwakilan alumni Prakerja di wilayah Jayapura, Papua, Sabtu (4/9)/Net

Politik

Menko Airlangga Minta Alumni Prakerja Bentuk Komunitas yang Besar di Papua

MINGGU, 05 SEPTEMBER 2021 | 09:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Para alumni Program Kartu Prakerja diminta untuk bisa membentuk komunitas yang lebih besar. Dengan komunitas yang besar, maka mereka bisa saling membantu jika ada masalah.

Begitu pesan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat berbincang dengan 12 perwakilan alumni Prakerja di wilayah Jayapura, Papua, Sabtu (4/9).

Dalam pertemuan itu, Airlangga meminta seorang alumni Kartu Prakerja, Verly Nomi Pelmelai untuk bercerita mengenai pembentukan komunitas yang dilakukan selama ini.


Verly sendiri merupakan alumni Prakerja yang penah diundang ke Istana Negara. Dia bercerita bahwa hingga kini masih aktif berkomunikasi dan membentuk komunitas.

Kepada Verly, Airlangga memberi tantangan untuk bisa membentuk komunitas yang lebih luas di Jayapura.

"Jadi jangan hanya belasan orang yg diundang ke istana saja. Buat komunitas di sini dengan lebih banyak orang," saran Airlangga.

Saat ini, sambungnya, ada sekitar 15 ribu orang penerima manfaat Kartu Prakerja di Jayapura. Komunitas tersebut diharapkan dapat menjadi forum untuk saling bantu sesama anggota komunitas.

Setelah Verly, beberapa Alumni menceritakan pengalaman dan keinginannya pada Airlangga secara bergantian.

Salah satunya Grace H Woisiri, seorang ibu rumah tangga,  yang awalnya mengetahui program Kartu Prakerja justru dari anaknya.

"Mama, kalau di rumah, ini ada Prakerja. Coba mama belajar," ujar Grace menirukan ucapan anaknya.

Akhirnya Grace pun mendaftar dan lolos. Dia mengambil pelatihan cara membuat kopi ala barista dan es kopi kekinian.

Sebelumnya di rumah, Grace memang sudah berjualan kopi, namun hanya kopi sachet seduhan yang ia taruh di etalase.

Dengan program itu, Grace pun jadi paham kalau es kopi susu kekinian, sedang banyak disukai.

"Tapi waktu nonton video pelatihan, oh ada cara buat kopi seperti ini, pakai es batu," imbuhnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya