Berita

Anggota DPR RI, Nusron Wahid, saat menghadiri acara di Ponpes Al-Anwar III Sarang, Jawa Tengah/Ist

Politik

Nusron Wahid Dorong Santri Sarang Berani Berkarier di BUMN

MINGGU, 05 SEPTEMBER 2021 | 01:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai komponen kader umat Islam di Indonesia, para santri diharapkan mampu berkiprah di semua sektor di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebab, menurut Anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid, mengurus BUMN dengan baik dan tidak korupsi juga bagian dari implementasi perjuangan. Kalau BUMN diurus oleh orang yang tidak benar akan berbahaya.

"Semen Indonedia itu punya negara. Karena BUMN. Harus diisi orang baik dan jujur dan punya akhlak. Saya yakin BUMN akan maju diisi dan dipimpin santri yang punya kapasitas tinggi, integritas, dan akhlak yang baik. Saya yakin santri Sarang mampu dan akhlaknya serta kejujurannya tidak diragukan," ujar Nusron Wahid saat menghadiri acara di Ponpes Al-Anwar III Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (4/9).


Selama ini, lanjut Nusron, santri cenderung dipandang sebelah mata. Karena dianggap hanya bisa mengaji dan tukang doa.

"Harus dibuktikan bahwa santri punya kelebihan dan daya juang untuk urus negara dan BUMN secara profesional," tegasnya.

Sementara itu, Corporate Secretry PT SIG, Vita Mahreyni mengatakan, PT Semen Indonesia sangat terbuka dengan anak bangsa dari manapun asal punya kemampuan dan integritas.

"Apalagi kalau santri dari Santri Rembang, kami senang. Sebab dekat lokasi pabrik. Tapi harus punya kemampuan," kata Vita.

Dalam acara di Ponpes Al-Anwar III Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah ini juga dihadiri oleh Corporate Secratery PT Semen Indonesia atau SIG, Vita Mahreyni dan sejumlah jajaran Teras PT SIG, serta Pengasuh Ponpes Al-Anwar KH Abdul Ghofur Maimun Zubair dan KH Muhammad Idrar Maimun Zubair.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya