Berita

Ketua YPS M. Marhaendraputra (tengah kemeja biru) diapit Ketua Umum Parade Nusantara Sudir Santoso (ketiga dari kiri) dan Rektor UBK Dr. Didik Suhariyanto (ketiga dari kanan) dalam penandatanganan MoU./RMOL

Nusantara

Tingkatkan Kemampuan Perangkat Desa, Parade Nusantara Gandeng UBK

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 11:55 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam menjalankan tugas melayani masyarakat, Persatuan Rakyat Nusantara (Parade Nusantara) menggandeng Universitas Bung Karno (UBK).

Dalam memorandum kesepahaman yang ditandatangani kedua belah pihak hari Jumat kemarin (3/9), disebutkan bahwa Parade Nusantara akan mendorong perangkat desa dan masyarakat desa di Indonesia untuk mengikuti pendidikan di UBK untuk semua program studi, baik S-1 maupun S-2.

MoU ditandatangani Rektor UBK Dr. Didik Suhariyanto dan Ketua Umum Parade Nusantara Sudir Santoso di Gumaya Tower Hotel, Semarang, Jawa Tengah.


Prosesi penandatanganan MoU turut disaksikan Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) M. Marhaendraputra, dan Bendahara YPS Michelle. Juga hadir dalam kesempatan itu Wakil Rektor UBK Rinaldi Agusta.

Dengan mengikuti pendidikan di UBK, perangkat desa khususnya diyakini akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, yang dibutuhkan dalam menopang kinerja.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, disebutkan, Prodi Ilmu Politik di UBK, misalnya, memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi perangkat desa mengenai sistem politik dan pengelolaan administrasi pemerintahan yang baik. Sementara Prodi Ilmu Komunikasi  dapat meningkatkan kemampuan komunikasi politik perangkat desa.

Adapaun untuk meningkatkan kemampuan manajemen keuangan desa, perangkat desa dapat mengikuti Prodi Manajemen maupun Prodi Akuntansi.

Begitu juga untuk meningkatkan kemampuan digitalisasi, perangkat desa dapat mengikuti pendidikan di Prodi Sistem Komputer maupun Prodi Sistem Informatika.

Pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan pembangunan sarana dan prasarana desa dapat dimiliki dengan mengikuti pendidikan di Prodi Teknik Sipil, Prodi Arsitek, Prodi Elektro atau Prodi Mesin.

“Tentu saja penguasaan hukum sangat diperlukan bagi perangkat desa maupun masyarakat desa. Hal ini bisa dilakukan dengan mengikuti Prodi Ilmu Hukum. Bahkan untuk meningkatkan kemampuan lanjutan, dapat mengikuti Prodi Magister Hukum,” tulis keterangan tersebut.

Dalam kerjasama ini juga diharapkan peningkatan wawasan kebangsaan perangkat dan masyarakat melalui pemahaman Ajaran Bung Karno  yang merupakan matakuliah muatan lokal UBK. Matakuliah ini diharapkan mampu meningkatkan semangat nasionalisme dan wawasan kebangsaan secara utuh.

“Semoga semua bisa terwujud, dan segenap civitas akademika UBK siap menyambut dan juga mampu melaksanakan dengan memberikan pelayanan pendidikan dengan sangat baik,” demikian keterangan tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya