Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meraih penghargaan dari LPSK/Ist

Politik

Bangga Anies Kembali Raih Penghargaan, Senator Jakarta: Buah dari Konsistensi

KAMIS, 02 SEPTEMBER 2021 | 17:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejak memimpin ibukota, Gubernur Anies Baswedan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta rutin meraih penghargaan baik skala nasional maupun internasional dalam berbagai bidang pembangunan.

Terkini, Pemprov DKI mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan Itjen Kemendagri dan Anugerah Penghargaan Sahabat Saksi dan Korban dari dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Prestasi ini pun langsung diapresiasi anggota DPD RI, Fahira Idris. Menurut Senator DKI Jakarta ini, berbagai penghargaan yang diterima Pemprov DKI Jakarta baik skala nasional maupun internasional selama dipimpin oleh Anies Baswedan adalah buah dari konsistensi melaksanakan janji kampanye dan merealisasikan program-program pembangunan yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.


Dampak dari konsistensi merealisasikan visi misi dan program pembangunan di Jakarta secara tepat, terukur, berorientasi sepenuhnya kepentingan publik dan dilaksanakan dengan prinsip kolaborasi serta taat kepada aturan perundang-undangan tak hanya dirasakan langsung warga, tetapi juga akan diapresiasi banyak pihak.

“Banyaknya penghargaan yang diraih Pemprov DKI Jakarta selama dipimpin Pak Anies adalah buah dari konsistensi. Selama seorang gubernur konsisten merealisasikan rencana-rencana pembangunan yang orientasi utamanya untuk kepentingan publik maka apresiasi dari berbagai pihak juga akan mengalir," kata Fahira Idris di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/9).

"Harus diakui, selama hampir empat tahun terakhir ini, perubahan paradigma pembangunan di Jakarta di mana Pemprov DKI sebagai penyedia platform dan warga sebagai co-creator berdampak besar dan manfaatnya dirasakan langsung warga. Semua program pembangunan ini semakin dirasakan saat semua kebijakan dilandaskan kepada asas transparan dan akuntabel sehingga pelayanan publik semakin berkualitas,” sambungnya.

Menurut Fahira, keberhasilan Pemprov DKI Jakarta meraih berbagai apresiasi dan penghargaan juga tidak lepas dari ketaatan dalam menjalankan peraturan perundang-undang dan tertib administrasi dalam setiap kebijakan dan program pembangunan.

Selain itu, keterbukaan Pemprov DKI Jakarta dalam menerima dan menindaklanjuti setiap masukan, saran dan kritik baik dari warga, para ahli/akademisi dan dari Kementerian/Lembaga terkait juga menjadi faktor penting diraihnya berbagai penghargaan.

“Setiap ada persoalan apapun itu yang paling utama jadi patokan adalah aturan perundang-undangan. Jika sudah sesuai maka harus konsisten dijalankan. Selama hampir empat tahun ini juga, Pemprov DKI Jakarta membuka berbagai saluran bagi siapa saja untuk mengkritik pembangunan di Jakarta," jelasnya.

"Pemprov DKI Jakarta juga selalu menjalankan berbagai rekomendasi yang diberikan kementerian/lembaga terkait. Jadi semua masukan, kritik dan saran bukan hanya diterima tetapi dijadikan bahan evaluasi dan ditindaklanjuti menjadi sebuah kebijakan dan aksi pembangunan,” demikian Fahira Idris.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya