Berita

Uang tunai dalam jumlah yang sangat banyak ikut terbakar bersama proses kremasi/Net

Dunia

Uang Puluhan Juta Rupiah Tak Sengaja Ikut Terbakar bersama Kertas Dupa

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 13:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kejadian tak terduga dialami sejumlah pekerja pemakaman di sebuah krematorium di Taiwan barat daya, di mana mereka menemukan sejumlah besar uang tunai yang dibakar bersama dengan uang joss (kertas dupa).

Praktisi layanan pemakaman mengatakan kepada media bahwa awalnya mereka sedang menjaga nyala api ketika menemukan uang yang terbakar bersama pakaian orang mati di Kantor Layanan Kamar Mayat Kota Chiayi pada Minggu (29/8).

Saat mereka sedang memadamkan api, para pekerja menemukan tumpukan amplop merah berisi uang kertas 1.000 dolar Taiwan, terselip di dalam beberapa pakaian, seperti dikutip dari Taiwan News, Selasa (31/8).


Pada awalnya, mereka mengira uang itu palsu, tetapi ketika mereka perhatikan dengan seksama, barulah mereka sadar bahwa uang itu asli dan bergegas mengeluarkannya dari lubang pembakaran.

Para pekerja mengatakan mereka membaca pesan ucapan selamat tahun baru tercetak di amplop. Kemungkinan, keluarga kerabat si mayat tidak menyadari bahwa amplop itu ikut terbawa saat menyiapkan pakaian jenazah yang akan dibakar.

Beruntung masih ada beberapa yang bisa diselamatkan. Setelah dihitung jumlahnya mencapai 205.900 dolar Taiwan (sekitar 98 juta rupiah), yang kemudian diserahkan kepada pihak berwajib. Polisi kemudian memasukkan uang itu sebagai barang hilang.

Direktur Kantor Layanan Kamar Mayat Kota Chiayi Lu Chun-lin mengatakan bahwa menurut adat istiadat rakyat, kerabat membakar uang joss dan pakaian almarhum untuk digunakan oleh almarhum di surga.

Namun, kerabat yang berduka mungkin terganggu, dan terkadang uang tunai dan perhiasan bisa terbakar, katanya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya