Berita

Warga Tigray yang menjadi korban konflik antara pemerintah Ethiopia dan TPLF/Net

Dunia

Saat Jutaan Orang Tigray Kelaparan, Kelompok Pemberontak Jarah Gudang Bantuan Makanan

RABU, 01 SEPTEMBER 2021 | 08:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok pemberontak Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) dilaporkan telah menjarah gudang-gudang yang penuh dengan bantuan makanan dari Amerika Serikat (AS). Padahal bantuan tersebut akan didistribusikan bagi warga Tigray yang kelaparan selama konflik.

Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) pada Selasa (31/8) menyebut, TPLF telah menggerebek gudang-gudangnya di wilayah Amhara selama tiga pekan terakhir.

"Kami memiliki bukti bahwa beberapa gudang kami telah dijarah dan dikosongkan sepenuhnya di daerah-daerah, terutama di Amhara, tempat tentara TPLF masuk," kata Direktur USAID untuk Ethiopia, Sean Jones, seperti dikutip Sputnik.


USAID memperkirakan, sekitar 900 ribu orang di Tigray sudah kelaparan. Sementara lebih dari 5 juta orang lainnya butuh bantuan.

Pekan lalu, USAID menyebut pemerintah Ethiopia telah memblokir bantuan ke Tigray, dan memperingatkan bahwa stafnya akan segera kehabisan makanan untuk dibagikan.

Perang saudara di Tigray, wilayah utara Ethiopia sudah berlangsung selama sembilan bulan, dengan menewaskan ribuan orang dan lebih dari satu juta orang mengungsi.

Setelah pasukan pemerintah mengumumkan gencatan senjata sepihak, TPLF mengambil kendali kembali atas wilayah Tigray pada Juli. Mereka juga memperluas wilayah hingga ke Amhara dan Afar.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya