Berita

Edy Rahmayadi menjamu Wabendum DPP Partai Demokrat Lokot Nasution dan sejumlah kader Demokrat lainnya/Ist

Politik

Edy Rahmayadi Dukung Lokot Nasution Pimpin Demokrat Sumut

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 22:16 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan dan motivasi diberikan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, kepada Wabendum DPP Partai Demokrat, Lokot Nasution, untuk memimpin Partai Demokrat di Sumut.

Dalam jamuan makan di kediaman dinas gubernur Senin malam (30/8), mantan Pangkostrad tersebut memberikan nasihat untuk kemajuan Demokrat di Sumut ke depan.

“Karena Partai Demokrat adalah partai besar dan pernah memimpin republik ini selama 10 tahun,” tegas pensiunan jenderal bintang tiga tersebut, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Selasa (31/8).


Dalam acara tersebut, Lokot Nasution ditemani politikus senior Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Rachlan Nashidik dan Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution.

Sekitar dua jam acara tersebut diisi dengan diskusi dan obrolan berbagai hal. Selain mengenai akan dilaksanakannya Musda Partai Demokrat Sumut dalam waktu dekat, juga dibahas soal pembangunan di Sumut, hingga diskusi mengenai situasi demokrasi di tingkat nasional.

“Saya berterimakasih atas kesediaan Pak Gubernur Sumut memberikan ruang yang luas untuk tumbuhnya demokrasi, khususnya di Sumut. Apalagi Pak Edy Rahmayadi ikut menentang kegiatan KLB Sibolangit, Deli Serdang, yang dilaksanakan kubu KSP Moeldoko beberapa waktu lalu,” kata Rachlan.

Sementara itu, Lokot Nasution menegaskan kesiapannya untuk maju di ajang Musda Sumut tahun ini. Selain berkomitmen membesarkan kembali Demokrat di Sumut, Lokot juga bertekad membangun konsolidasi yang utuh seluruh kepengurusan hingga level terbawah di Sumatera Utara. Agar kader merasa nyaman dan tenang.

“Semoga atas doa dan restu dari senior saya, abang saya Edy Rahmayadi, harapan dari seluruh kader Demokrat di Sumut dapat terwujud,” kata Lokot yang juga alumni SMAN 3 Medan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya