Berita

Vaksinasi di Thailand/Net

Dunia

Lakukan Pelonggaran, Thailand Tidak Wajibkan Syarat Vaksin atau Surat Bebas Covid untuk Makan di Restoran

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 15:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Thailand tidak akan memberlakukan syarat wajib vaksin penuh atau surat bebas Covid-19 bagi warganya yang ingin makan di restoran meskipun mereka berada di wilayah dengan kategori zona merah gelap.

Pengumuman terbaru yang dimuat di Royal Gazette itu bertentangan dengan laporan sebelumnya yang mengatakan restoran yang ingin dibuka kembali akan diminta untuk membatasi layanan makan di tempat untuk pelanggan yang sudah divaksinasi penuh atau bagi mereka yang telah lulus tes Covid dengan alat tes antigen sebelum masuk.

Berita itu diterbitkan di Royal Gazette pada hari Sabtu (29/8), bersamaan dengan pelonggaran pembatasan Covid-19 lainnya yang didukung oleh Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA).


Sebuah sumber yang dekat dengan masalah ini mengatakan CCSA akan memberikan panduan lebih rinci tentang masalah ini secepatnya.

Juru bicara CCSA, Taweesilp Visanuyothin, telah menginstruksikan Kementerian Kesehatan Masyarakat dan pemangku kepentingan terkait lainnya agar segera mengambil langkah-langkah untuk menentukan dampak tindakan pelonggaran yang akan mulai diberlakukan Rabu (1/9) terhadap jumlah infeksi.

Sementara restoran dan beberapa bisnis lainnya bersiap untuk buka, jam malam pada pukul 9 malam hingga 4 pagi akan tetap berlaku, dan semua karyawan diminta untuk bekerja dari rumah hingga 14 September.

Pertemuan publik tidak lebih dari 25 orang sekali lagi akan diizinkan di zona merah gelap, meskipun dengan izin dari pihak berwenang.

Sebagai bagian dari pelonggaran,Bangkok akan mengizinkan sekolah untuk melanjutkan pembelajaran tatap muka, mengingat mereka memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Penelitian dan Inovasi.

Mulai Rabu, salon kecantikan dan toko pangkas rambut juga akan dibuka kembali, meskipun tidak ada walk-in yang diizinkan. Spa dan panti pijat, sementara itu, hanya dapat menawarkan pijat kaki.

“Selanjutnya, perjalanan antar-provinsi dari zona merah gelap tidak lagi dibatasi. Maskapai juga akan diizinkan untuk melanjutkan layanan penumpang, selama kursi dibatasi hingga 75 persen kapasitas,” kata Taweesilp.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya