Berita

TPLF hancurkan ribuan sekolah dan lembaga pendidikan lainnya di Ethiopia/Net

Dunia

Pemberontak Tigray Hancurkan 7.000 Lembaga Pendidikan, 1,4 Juta Siswa di Ethiopia Putus Sekolah

SELASA, 31 AGUSTUS 2021 | 11:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok pemberontak di Tigray, Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), dilaporkan telah merusak sekitar 7.000 sekolah di Ethiopia bagian utara.

Menteri Pendidikan Ethiopia Getahun Mekuria mengatakan, ribuan lembaga akademis di negara bagian Tigray, Amhara, dan Afar telah dirusak, baik sebagian atau seluruhnya, oleh para pejuang TPLF.

"Dalam sebulan terakhir saja, 455 sekolah yang menampung sekitar 88 ribu siswa telah dihancurkan oleh TPLF," kata Getahun dalam konferensi pers pada Senin (30/8), seperti dikutip Anadolu Agency.


“Sekitar 140 sekolah dan dua perguruan tinggi pelatihan untuk guru juga telah hancur seluruhnya atau sebagian,” tambahnya.

Getahun mengatakan, akibat dari serangan Tigray, lebih dari 1,42 juta siswa akan dan telah putus sekolah.

Pertempuran antara pasukan Ethiopia dan TPLF dimulai sejak November lalu. Pada 29 Juni, pemerintah Ethiopia mendeklarasikan gencatan senjata sepihak dan menarik pasukan dari wilayah Tigray. Tetapi hal itu membuat TPLF merambah wilayah yang luas di negara bagian Amhara dan Afar yang berdekatan.

Menurut perkiraan resmi, lebih dari 2 juta orang telah mengungsi di Ethiopia, sementara puluhan ribu telah melarikan diri ke negara tetangga Sudan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya