Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Luhut: Yang Terpapar Covid tapi Bandel Keluar Rumah Bakal Dikarantina

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 | 22:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah mengancam masyarakat yang tetap bandel keluar rumah saat terjangkit pandemi Covid-19 dengan memaksa mereka untuk diinapkan ke tempat isolasi terpusat.

Hal itu disampaikan Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Panjaitan dalam jumpa media secara virtual terkait perkembangan kasus Covid-19 setelah PPKM diperpanjang, Senin malam (30/8).

Luhut menerangkan pada minggu ini, pemerintah akan melakukan perubahan kategori warna pada Peduli Lindungi. Kategori warna hitam itu dimaksudkan bagi orang yang teridentifikasi positif covid atau kontak erat agar bisa dilakukan tracing.


“Ini agar kita lebih cepat dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran kasus. Jika orang-orang ini masih memaksa melakukan aktivitas di ruang publik, maka mereka akan langsung dievakuasi untuk isolasi atau karantina,” tegas Luhut.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ini menjelaskan bahwa berdasarkan indeks komposit mobilitas yang telah dipantau pemerintah terjadi peningkatan mobilitas berjalan sangat cepat.

“Penurunan indeks komposit jawa bali saat ini sudah kurang dari 5persen dibandingkan baseline. Oleh karena itu, berbagai penyesuaian terhadap aturan PPKM tetap dilakukan secara gradual berdasarkan hasil evaluasi terhadap ujicoba yang dilakukan di beberapa sektor dengan menggunakan platform Peduli Lindungi,” katanya.

Dia menambahkan berdasarkan tanggal 29 Agustus kemarin, total masyarakat yang melakukan skrining dengan menggunakan Peduli Lindungi di beberapa sektor publik seperti Pusat perbelanjaan, Industri, Olahraga dan lainnya telah mencapai 13,6  juta orang.

“Dari total 13,6 juta orang tersebut, terdapat 462 ribu orang yang masuk kategori merah, tidak diperkenankan masuk/melakukan aktivitas oleh sistem,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya