Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil/Net

Politik

Bukan Marah-marah, Mensos Seharusnya Segera Realisasikan Data Terpadu Kesejahteran Sosial

SENIN, 30 AGUSTUS 2021 | 19:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bukan sekali dua kali aksi emosional ditunjukkan Tri Rismaharini sejak resmi menjabat Menteri Sosial. Sehingga tak heran jika banyak pihak yang menilai aksi marah-marah Risma terkesan hanya pencitraan semata.

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, pun tak menampik kalau marah-marah yang kerap ditonjolkan Risma terkesan pencitraan. Menurutnya, amukan Risma seharusnya tidak perlu ditampilkan di hadapan masyarakat.

"Memang dari sisi pencitraan, marah-marah itu terkesan peduli dan berpihak kepada wong cilik. Padahal sebelumnya Bu Risma juga ngamuk-ngamuk saat penyerahan bantuan sosial. Jadi yang dibutuhkan rakyat itu bukan marah-marah tapi arahan yang jelas dan terukur,” ucap Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (30/8).

Ditambahkan politikus PKS ini, sebagai Menteri Sosial seharusnya Risma fokus merealisasikan data terpadu, agar tidak ada laporan bantuan sosial yang terhambat.

"Untuk mendukungnya, data terpadu kesejahteraan sosial menjadi penting dan mendesak direalisasikan. Di samping itu, hal-hal yang menyebabkan warga terlambat mendapat bansos, dievaluasi serta diperbaki,” katanya.

Legislator asal Aceh ini justru mempertanyakan SOP Menteri Sosial dalam hal pengawasan dan penyaluran bantuan sosial selama pandemi Covid-19 ini.

“Apakah Bu Risma sufah punya SOP pengawasan dan penyaluran bansos? Kalau sudah ada maka tegakkan saja SOP itu. Marah-marah justru terkesan tidak punya SOP,” demikian Nasir Djamil.

Populer

Disuntik Vaksin Covid-19 Campuran Sinovac dan AstraZeneca, Seorang Pria Thailand Alami Pendarahan Otak Hingga Meninggal Dunia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 09:31

Jenderal Andika Perkasa Angkat Brigjen Junior Tumilaar Jadi Stafsus

Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:28

Saiful Anam: Gubernur Lemhanas Anggap Presiden Seperti Tong Sampah, Layak Dipecat

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:21

Moeldoko Mencoreng Muka Sendiri dengan Menyerang Mahfud MD

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:14

PM Lee Hsien Loong: Lonjakan Kasus Covid-19 Terjadi Lantaran Kekebalan Populasi Alami Singapura Rendah

Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:40

Angkat Bicara Soal Kasus Brigjen Junior, Ketum PPAD: Pimpinan TNI Perlu Kearifan Tinggi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 22:18

Kabar Beredar, Jokowi Ingin Hadi Tjahjanto Geser Mahfud MD Jadi Menko Polhukam

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:57

UPDATE

Garuda Menyenangkan

Kamis, 21 Oktober 2021 | 05:20

Kebebasan Sipil hingga Kekerasan terhadap Perempuan Jadi Rapor Merah 2 Tahun Jokowi-Maruf

Kamis, 21 Oktober 2021 | 04:59

Solid Calonkan Cak Imin Sebagai Capres, Legislator PKB Jabar: Masa Kita Dukung Calon Lain?

Kamis, 21 Oktober 2021 | 04:23

Nyaris Dipermalukan Atalanta, Wajah Man United Kembali Diselamatkan Ronaldo

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:59

Kasus Covid-19 Terus Melandai, Walikota Solo Beri Lampu Hijau untuk Konser Rock

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:44

Deklarasikan Dukungan untuk Puan Maharani Maju Pilpres 2024, Relawan Wong Kito: Karena Dia Anak Warga Sumsel

Kamis, 21 Oktober 2021 | 03:28

DPRD Jateng Minta Penjabat Kepala Daerah Tak Acak Birokrasi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 02:59

Didukung NU hingga Raja Ternate, Rizal Ramli Sulit Dilirik Parpol Karena Alasan Ini

Kamis, 21 Oktober 2021 | 02:43

2 Tahun Jokowi-Maruf, Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 21 Oktober 2021 | 02:21

Bersusah Payah Hadapi Dynamo Kyiv, Barcelona Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Liga Champions

Kamis, 21 Oktober 2021 | 01:59

Selengkapnya